-
Sistem IGRS diduga bocorkan data sensitif pengembang dan cuplikan game AAA.
-
Media internasional dan pelaku industri menyoroti minimnya proteksi keamanan data IGRS.
-
Kebocoran ini berdampak pada judul game besar yang belum resmi dirilis.
Lebih dari satu jam cuplikan game yang penuh spoiler krusial kini beredar luas di internet, lebih dari sebulan sebelum tanggal rilis resminya pada 27 Mei.
Selain game James Bond, cuplikan dari Echoes of Aincrad milik Bandai Namco juga ikut bocor, menampilkan momen-momen penting dalam cerita.
Judul lain seperti remake Assassin's Creed: Black Flag dan Castlevania: Belmont's Curse juga disebut dalam kebocoran, meski rekamannya belum muncul secara online.
Nic McConnell, Manajer Peringkat Usia di Riot Games, memberikan pandangannya mengenai proses di IGRS. Ia menilai tim IGRS mempunyai SDM dalam jumlah kecil dan terbatas, namun memikul tanggung jawab besar.
"Jadi, saya bertanggung jawab untuk menjalankan proses dan strategi IGRS kami di Riot dan ini merupakan sebuah perjalanan. Cara kerja sistem mereka adalah Anda mengisi survei singkat yang menghasilkan peringkat, dan di samping itu Anda memberikan tautan ke rekaman dan gambar yang relevan untuk hal-hal seperti kekerasan, bahasa kasar, adegan vulgar, dll. Sejauh yang saya tahu, IGRS memproses setiap pengajuan secara manual (kami membagikan rekaman kami melalui tautan Google Drive yang terkunci dan baru-baru ini menerima permintaan berbagi dari beberapa anggota tim IGRS). Saya tidak akan heran jika beberapa tautan dibuka lebih luas selama proses yang… ad hoc itu. Kebocoran bukanlah hal baru – Anda harus sangat berhati-hati dengan GRAC Korea, misalnya, dan Anda dapat meminta embargo dari lembaga lain – tetapi proses IGRS masih dalam tahap pengembangan. Saran saya kepada pengembang dan penerbit – hanya bagikan materi pengajuan yang paling relevan. Menurut saya tim di IGRS kecil dan diberi tugas besar tanpa sumber daya yang memadai," ungkap Nic McConnell lewat sebuah utas di BlueSky.
Tak sedikit gamer yang menantikan respons pengacara Konami dan Rockstar apabila data penting benar-benar tersebar.
Berita Terkait
-
Momen Kocak Saat Akad Viral, Wali Malah Bilang Nikahkan Anak Kambing Saya
-
Rockstar Games Umumkan Kebocoran Data Jelang Peluncuran GTA 6, Hacker Minta Bayaran
-
Hindari GTA 6, Peluncuran Game Fable Diprediksi Alami Penundaan
-
Film Metal Gear Solid Dapat Lampu Hijau dari Sony, Libatkan Sutradara Final Destination
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan