-
Lima HP murah terbaru telah lolos sertifikasi resmi di Indonesia.
-
Perangkat unggulan mengusung baterai masif hingga kapasitas 7.800 mAh.
-
Ponsel segera meluncur di pasar Indonesia periode April hingga Juni 2026.
Suara.com - Persaingan HP murah di Indonesia diyakini semakin memanas pada kuartal kedua 2026. Setidaknya terdapat 5 HP murah terbaru yang lolos sertifikasi di Tanah Air dalam beberapa minggu ke belakang.
Itu mengindikasikan kuat bahwa smartphone tersebut segera masuk ke pasar Indonesia periode April hingga Juni.
Cukup menarik, beberapa ponsel entry-level kabarnya memiliki bodi ramping meski mengemas baterai jumbo.
Dua HP murah Realme C series yang lolos Postel Komdigi mengusung baterai 7.000-7.500 mAh.
Tak hanya Realme, merek iQOO dan Tecno juga memasukkan HP murah terbaru ke laman sertifikasi resmi.
Salah satu HP Tecno bahkan mengemas baterai 7.800 mAh. Berikut 5 HP murah terbaru yang lolos sertifikasi di Indonesia:
1. Realme C100i
PT Bright Mobile Telecommunication telah mendaftarkan Realme RMX5377 dan RMX5366, yang merupakan model Realme C100i serta Realme C100x, di Postel Komdigi dan NBTC.
Berdasarkan data Google Play Console, Realme C100i akan ditenagai chipset Unisoc T615 dengan dukungan RAM sebesar 4 GB.
Baca Juga: Realme Narzo 100 Lite 5G Rilis 14 April, Baterai 7000mAh, Layar 144Hz, Harga Mulai Rp2 Jutaan
Penggunaan SoC ini menandakan fokus perangkat pada konektivitas 4G untuk menjaga efisiensi harga bagi calon konsumen.
Sisi visualnya mengandalkan layar LCD 6,8 inci beresolusi 720 x 1570 piksel dengan tingkat kecerahan mencapai 900 nits.
Keunggulan yang paling menonjol adalah baterai jumbo 7000 mAh yang sangat masif sebagai solusi praktis tanpa perlu membawa power bank.
Selain daya tahan baterai, HP murah menawarkan durabilitas tinggi melalui sertifikasi standar militer MIL-STD-810H untuk ketahanan terhadap benturan.
Perlindungan fisiknya semakin lengkap dengan peringkat IP64 yang menjamin perangkat tetap aman dari debu maupun percikan air.
2. Realme C100x
Sayang, bocoran Realme C100x masih cukup terbatas. Meski begitu, Realme C100x kemungkinan mempunyai sebagian besar fitur yang mirip dengan C100i.
Laman sertifikasi 3C menyebut bahwa RMX5366 membawa baterai yang lebih jumbo, yakni 7.285 mAh.
Deskripsi komersial kemungkinan mencapai 7.500 mAh. C100 series diklaim mampu mempertahankan 80 persen kapasitas asli setelah 1.600 siklus pengisian daya.
3. iQOO Z11 Lite 5G
Perusahaan mendaftarkan nomor model I2510 atau iQOO Z11 Lite 5G ke laman sertifikasi Postel Komdigi pada bulan lalu.
Sayang, spesifikasi utama iQOO Z11 Lite 5G belum terungkap ke permukaan.
Sebagai pengingat, iQOO Z10 Lite masuk ke Indonesia tahun lalu dengan mengusung baterai 6.000 mAh, chipset Snapdragon 685, dan layar AMOLED 6,74 inci.
Kita berharap bahwa perusahaan mempertahankan fitur tangguh seperti IP68/69 ke Z11 series.
Penamaan 'Lite' semakin menegaskan bila perangkat merupakan HP murah. Meski belum dikonfirmasi, iQOO Z11 Lite 5G dispekulasikan memakai Dimensity 6000 atau 7000 series.
Mengingat Z11 dan Z11 mengemas baterai 7.000-9.000 mAh, kita berharap bahwa Z11 Lite 5G turut membawa baterai raksasa.
4. Tecno Spark 50 Pro 4G
Perusahaan mendaftarkan Tecno Spark 50 Pro 4G dengan nomor model K05 di laman P3DN Kemenperin.
Situs sertifikasi TÜV Rheinland sebelumnya mengonfirmasi bahwa nomor model K05 adalah Tecno Spark 50 Pro 4G.
TÜV Rheinland turut mengungkap keberadaan baterai jumbo 5.800 mAh. Itu merupakan peningkatan dibanding 5.200 mAh pada Tecno Spark 40 Pro.
Sebagai pengingat, generasi pendahulu mengusung layar AMOLED, refresh rate 144 Hz, dan chipset MediaTek.
Kita berharap bahwa Tecno Spark 50 Pro 4G mempertahankan layar refresh rate tinggi dengan chip kencang (Helio G100 atau Helio G200).
5. Tecno Pova 8 5G
Tecno Pova 8 5G terdaftar bersama Spark series di TÜV Rheinland dengan nomor model LK6.
Nomor model yang sama juga terlihat di P3DN Kemenperin dan lolos syarat TKDN.
Sayang, bocoran fitur Tecno Pova 8 5G masih terbatas. Smartphone ini dirumorkan mengusung Dimensity 7000 series.
Cukup fantastis, TUV Rheinland mengungkap keberadaan baterai jumbo 7.750 mAh.
Tipster populer memprediksi harga Pova 8 di bawah 20.000 rupee atau sekitar Rp3 jutaan. Banderol harga pasar India diharapkan tak jauh berbeda dengan Pova 8 versi Indonesia.
Berita Terkait
-
5 HP Infinix 5G Paling Worth It di Tahun 2026, Cocok untuk Gaming dan Streaming
-
Redmi Diprediksi Siapkan Lini HP Murah Anyar, Varian 'R' Sasar Segmen Gaming?
-
7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
-
5 HP Oppo Chip Snapdragon Harga Rp1 Jutaan, Spek Kencang Tak Cepat Panas
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
23 Kode Redeem FC Mobile 14 April 2026, Kejutan Spesial EA dan Persiapan Event Baru
-
Tips Memilih Power Bank yang Aman Dibawa Naik Pesawat, Ini 5 Rekomendasi Terbaik
-
24 Kode Redeem FF 14 April 2026, Siap-siap Mystery Shop Kolab Gintama Segera Rilis di Server Indo
-
Strategi PB ESI Siapkan Timnas Indonesia untuk Ajang Global ENC 2026
-
Bocoran Harga Redmi K90 Max, HP Gaming dengan Dimensity 9500 dan RAM 16 GB
-
RedMagic Gaming Tablet 5 Pro Bocor, Usung Layar OLED 185Hz dan Snapdragon 8 Elite
-
IGRS Kembali Trending, Spoiler Penting Game James Bond 007 First Light Bocor
-
Oppo F33 Pro 5G Muncul di Google Play Console, Bawa RAM 8GB dan Baterai 7000mAh Jelang Rilis
-
Andalkan Data Biometrik untuk Tingkatkan Performa, Garmin Ubah Cara Atlet Hybrid Race
-
Kurangi Ketergantungan Snapdragon, Samsung Tambah Porsi Exynos di Galaxy S27