Suara.com - Program Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa 2026 kembali menjadi perhatian masyarakat, terutama menjelang pencairan tahap 2. Banyak warga mulai mempertanyakan apakah nama mereka sudah terdaftar sebagai penerima bantuan atau belum.
Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan bahwa proses pengecekan kini semakin mudah dan bisa dilakukan secara online dari rumah.
BLT Desa merupakan bantuan tunai yang bersumber dari Dana Desa dan ditujukan untuk masyarakat kurang mampu yang terdampak kondisi ekonomi. Penyaluran bantuan ini dilakukan secara bertahap sepanjang tahun anggaran.
Untuk tahun 2026, tahap 2 biasanya menjadi lanjutan dari pencairan sebelumnya, dengan data penerima yang telah diverifikasi melalui sistem pemerintah desa dan basis data nasional seperti DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional).
Penyaluran dilakukan secara bertahap untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan merata di seluruh wilayah Indonesia.
Besaran bantuan untuk setiap keluarga penerima manfaat (KPM) mencapai Rp300 ribu per bulan selama tiga bulan. Bantuan tersebut disalurkan sekaligus, sehingga masing-masing KPM menerima total Rp900 ribu.
Syarat Umum Penerima BLT Desa 2026
Tidak semua warga bisa menerima BLT Desa. Ada beberapa kriteria utama yang harus dipenuhi, antara lain:
- Terdaftar dalam DTSEN atau DTKS
- Termasuk kategori keluarga miskin atau rentan
- Tidak menerima bantuan sosial lain yang sejenis
- Data kependudukan valid dan aktif
- Penentuan penerima juga mempertimbangkan desil ekonomi (kelompok kesejahteraan), di mana prioritas diberikan kepada 40% masyarakat terbawah.
Cara Daftar DTSEN Kemensos
Baca Juga: Cara Cek Bansos 2026: PKH, BPNT, PIP, dan PBI JKN
Bagi masyarakat yang merasa memenuhi kriteria sebagai penerima bansos, namun belum termasuk dalam desil 1-4 di DTSEN, dapat mengajukan sanggahan. Selain itu, masyarakat yang belum terdata juga dapat mendaftarkan diri secara mandiri.
Berikut panduan pendaftaran DTSEN melalui aplikasi resmi Cek Bansos:
- Unduh aplikasi 'Cek Bansos' dari Google Play Store atau App Store
- Jika belum memiliki akun, pilih opsi "Buat Akun Baru" dan isi data sesuai KTP
- Lengkapi formulir pendaftaran dengan mengisi semua informasi yang diminta
- Buat username dan password untuk login ke aplikasi
- Setelah akun berhasil dibuat dan aktif, login menggunakan akun tersebut
- Di halaman utama, pilih menu "Usul Sanggah"
- Masukkan data pribadi sesuai dengan KTP. Pastikan semua data yang diminta telah dimasukkan
- Unggah dokumen seperti foto KTP, KK, kondisi rumah, dan lainnya
Setelah proses selesai, status pengajuan bisa dicek secara berkala melalui aplikasi. Jika dinyatakan layak, nama masyarakat akan tercantum dalam daftar penerima bantuan sosial melalui sistem DTSEN.
Cara Cek Status BLT Desa 2026 Tahap 2 Secara Online
Masyarakat kini tidak perlu datang ke kantor desa untuk mengecek status bantuan. Pemerintah menyediakan platform resmi yang bisa diakses kapan saja. berikut Langkah-langkahnya:
- Akses https://cekbansos.kemensos.go.id/
- Buka situs resmi Kemensos melalui browser HP atau laptop
- Pilih wilayah sesuai KTP (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa)
- Masukkan nama lengkap sesuai KTP
- Isi kode captcha yang tersedia
- Klik tombol “Cari Data”
Setelah itu, sistem akan menampilkan status penerima, jenis bantuan, serta periode pencairan jika data kamu terdaftar.
Berita Terkait
-
Cara Cek Bansos 2026: PKH, BPNT, PIP, dan PBI JKN
-
PKH Tahap 2 Cair Mulai April 2026, Begini Cara Cek Bansos via Online dan Penerimanya
-
Bansos PKH April 2026 Cair Lebih Cepat? Simak Jadwal Terbaru dari Mensos
-
Cara Cek Desil Bansos Pakai NIK KTP, Begini Langkah Mudahnya
-
Terpopuler: 10 Potret Rumah Mewah Tasya Farasya, Ini Cara Cek Bansos PKH Lewat HP
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Cara Cek PIP Lewat HP: Ini Persyaratan untuk Pencairan Dana Program Indonesia Pintar
-
Honor MagicBook 14 2026 Rilis dengan RAM 32 GB, Jadi Pesaing MacBook
-
41 Kode Redeem FC Mobile Aktif 17 April 2026, Klaim Hadiah OVR Tinggi dan Kompensasi Bug
-
Realme Buds T500 Pro Resmi Debut: TWS Murah dengan ANC, Baterai Tahan 56 Jam
-
MacBook Neo Rp10 Jutaan Siap Masuk Indonesia, Ancaman Serius atau Tidak? Lenovo Punya Jawabannya
-
5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
-
Mengapa Wikipedia Terancam Diblokir Pemerintah? Ini Penjelasan dan Dampak Seriusnya
-
Lenovo Yoga Tab, Tablet AI Tipis dengan Snapdragon 8 Gen 3, Harga Rp10 Jutaan
-
76 Kode Redeem FF Max Terbaru 17 April 2026: Klaim Angelic, Hollowface, dan Pistol Tangan
-
7 HP Infinix Paling Murah 2026, Performa Juara untuk Multitasking