-
Kemkomdigi mengancam memblokir Wikipedia jika gagal mendaftar PSE lingkup privat.
-
Aktivis digital menilai pemblokiran Wikipedia berpotensi melanggar hak atas informasi publik.
-
Dunia pendidikan terancam kehilangan akses data akurat akibat potensi pemblokiran ini.
Suara.com - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mengungkap bahwa mereka akan memblokir Wikipedia apabila tidak menyelesaikan pendaftaran Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) lingkup privat di Indonesia. Pengamat dan organisasi sipil menyoroti pemblokiran Wikipedia yang bisa berdampak serius, terutama di dunia pendidikan.
Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) memberikan ultimatum tegas kepada Wikimedia Foundation untuk segera menyelesaikan pendaftaran sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat.
Dirjen Kemkomdigi, Alex, dalam keterangannya di Jakarta Pusat pada Rabu (15/04/2026), menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menciptakan ekosistem ruang digital yang tertib dan berkeadilan.
Sebagai konsekuensi dari ketidakpatuhan terhadap regulasi yang berlaku, Kemkomdigi mengancam akan melakukan pemblokiran terhadap layanan Wikimedia, termasuk Wikipedia Indonesia dan Wikimedia Commons, jika proses pendaftaran tidak diselesaikan dalam waktu tujuh hari kerja ke depan.
Kebijakan ini diambil setelah pihak kementerian merasa telah memberikan cukup waktu toleransi, mengingat pemberitahuan resmi untuk mendaftar telah disampaikan kepada pihak Wikimedia sejak 14 November 2025 lalu.
Dampak Serius Pemblokiran Wikipedia
Southeast Asia Freedom of Expression Network atau SAFEnet bersuara keras menanggapi ancaman pemblokiran Wikipedia.
SAFEnet sendiri merupakan organisasi masyarakat sipil yang memperjuangkan hak-hak digital.
Pada Februari lalu, sejumlah pengguna di Indonesia tidak bisa melakukan login melalui portal Wikipedia.org
Baca Juga: Komdigi Buka Lelang Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz, Perluas Internet ke Pelosok Daerah
Tindakan tersebut secara langsung menghambat proses produksi pengetahuan yang selama ini dibangun secara kolaboratif oleh masyarakat.
SAFEnet menyoroti adanya dugaan pelanggaran hak digital apabila Wikipedia diblokir.
"Kebijakan ini memperpanjang daftar pelanggaran hak digital di Indonesia dan bertentangan dengan prinsip demokrasi serta hak asasi manusia. Pasal 19 DUHAM menegaskan hak setiap orang untuk mencari, menerima, dan menyebarkan informasi tanpa intervensi apa pun. Prinsip ini juga ditegaskan dalam Resolusi Majelis Umum PBB 59(I) dan Resolusi Dewan HAM PBB A/HRC/RES/20/8 yang menyatakan bahwa hak yang berlaku di ruang luring juga harus dilindungi di ruang daring, termasuk kebebasan berekspresi. Kovenan Internasional tentang Hak-Hak Sipil dan Politik (ICCPR), yang telah diratifikasi oleh Indonesia melalui UU No. 12 Tahun 2005, menjadikan perlindungan tersebut sebagai kewajiban hukum negara. Karena itu, setiap pembatasan hak atas informasi wajib memenuhi uji three-part test: legalitas, kebutuhan dan proporsionalitas, serta tujuan yang sah," tulis SAFEnet dikutip dari laman resminya pada Rabu (17/04/2026).
Pengamat serta organisasi pejuang hak digital tersebut mengungkap adanya dampak serius apabila Wikipedia diblokir.
"Dampaknya juga signifikan bagi dunia pendidikan Indonesia, karena potensi penyebaran informasi yang tidak akurat menjadi lebih sulit dikoreksi tanpa keterlibatan aktif para editor yang terverifikasi," ungkap SAFEnet.
Akun resmi Wikipedia memberikan tanggapan halus melalui akun X pada Rabu (17/04/2026).
"Berdasarkan peraturan Indonesia (Permenkominfo Nomor 5 Tahun 2020 dan PP Nomor 71 Tahun 2019) Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) yang beroperasi di Indonesia wajib: 1) mendaftar ke Kemkomdigi. 2) menyerahkan akses sistem dan data ke pihak berwajib. 3) tidak boleh menyediakan "konten terlarang". 4) mematuhi permintaan penghapusan konten," tulis Wikipedia.
Mereka juga memberikan sindiran dengan menuliskan latar peraturan PSE berketerangan "Penyensoran Internet di Indonesia".
Berita Terkait
-
Komdigi Akan Blokir Wikipedia Sepekan Lagi Jika Ultimatum Tidak Diacuhkan
-
Kritik Manajer Riot Games ke IGRS: Keamanan Rentan, SDM Komdigi Sedikit dan Tak Memadai
-
Memalukan! Malapetaka IGRS Komdigi Bikin Developer Game Rugi Miliaran Rupiah
-
Meta Batasi Usia Pengguna di Indonesia: Facebook, Instagram dan Threads Ikuti Aturan Baru PP Tunas
Terpopuler
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan
- Emil Audero Cabut, Cesc Fabregas Blak-blakan Dibuat Kecewa Kiper Como
- Powder Foundation Wardah untuk Kulit Sawo Matang Shade Apa? Ini 5 Pilihannya
- Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif
Pilihan
-
Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo
-
Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Terdeteksi hingga Bandung, BMKG Ungkap Dua Klaster
-
Gemuruh Erupsi Gunung Anak Krakatau Terdengar Hingga Pesisir Pandeglang: Bikin Rumah Bergetar
-
Muncul Kubah Lava Baru di Gunung Anak Krakatau, PVMBG Jawab Kekhawatiran Potensi Tsunami
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Tengah Malam: Fenomena Lava Air Mancur Muncul
Terkini
-
Pencernaan Sehat Ikut Dukung Anak Siap Belajar
-
Regulasi Kehutanan Dinilai Mandul, Hutan Indonesia Terancam Karhutla
-
AHY: Jabatan Tak Abadi, Fasilitas Negara Jangan Dipakai Politik
-
Persija Sikat Borneo FC, Ini Klasemen Sementara Pekan I Super League 2026/2027
-
Kapolda-Pangdam Cek Karhutla Siak, Empat Wilayah Riau Jadi Atensi
-
Lantik Pengurus Golkar Jateng, Bahlil Lahadalia Targetkan Penambahan Kursi di Pemilu 2029
-
Jumenengan Hangabehi Sebatas Melengkapi Adat, Gusti Neno: Belum Ada Raja Definitif
-
Erupsi Gunung Anak Krakatau: Lampung Selatan Siaga, Masyarakat Diminta Tak Terpancing Hoaks
-
Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo
-
Link Streaming Debut Emil Audero Malam Ini Rayo Vallecano vs Racing Santander