- Gojek resmi meluncurkan fitur Kode Terima Paket pada 23 April 2026 untuk meningkatkan keamanan pengiriman barang melalui layanan GoSend.
- Pengguna wajib memberikan kode unik empat digit kepada mitra pengemudi agar paket dapat diterima oleh pihak yang tepat.
- Inovasi ini bertujuan memberikan perlindungan ekstra serta meminimalisir risiko kesalahan pengiriman bagi kebutuhan bisnis maupun kepentingan pribadi pengguna.
Suara.com - Layanan logistik on-demand GoSend dari Gojek resmi menghadirkan fitur baru bernama Kode Terima Paket untuk meningkatkan keamanan pengiriman instan.
Inovasi ini dirancang sebagai standar baru agar paket hanya diterima oleh pihak yang tepat.
Fitur ini menjadi jawaban atas meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan pengiriman cepat sekaligus aman, terutama untuk barang bernilai seperti dokumen penting dan perangkat elektronik.
Head of Logistics Gojek, Sohan Vaswani, menjelaskan bahwa inovasi ini hadir untuk memperkuat kepercayaan pengguna terhadap layanan GoSend.
“Semakin banyak masyarakat yang mengandalkan layanan pengiriman instan untuk mendukung aktivitas sehari-hari, mulai dari kebutuhan rumah, bisnis, pekerjaan, hingga keperluan pribadi,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (23/4/2026).
Ia menambahkan bahwa fitur ini menjadi langkah lanjutan dalam meningkatkan keamanan.
“Melangkah lebih jauh, GoSend menghadirkan inovasi Kode Terima Paket sebagai perlindungan ekstra untuk membantu memastikan proses pengantaran berlangsung jadi lebih aman hingga paket diterima,” kata Sohan.
Cara Kerja Fitur Kode Terima Paket
Fitur Kode Terima Paket bersifat opsional dan gratis, serta dapat diaktifkan langsung saat pemesanan layanan GoSend. Pengguna akan menerima kode unik berupa 4 digit angka yang harus diberikan kepada mitra driver saat paket diterima.
Baca Juga: Harga Redmi Buds 8 Cuma Rp500 Ribuan: Ada Fitur ANC, Baterai Tahan 44 Jam
Kode ini menjadi syarat utama bagi driver untuk menyelesaikan pesanan, sehingga meminimalisir risiko salah penerima. Sistem ini juga didukung fitur live tracking, asuransi hingga Rp50 juta, serta group chat otomatis antara pengirim, penerima, dan driver.
Jika penerima tidak menggunakan aplikasi Gojek, kode tetap bisa dikirim melalui WhatsApp atau dibagikan secara manual oleh pengirim.
Solusi Aman untuk Bisnis dan Pengguna
Hadirnya fitur ini juga mendapat respons positif dari pelaku usaha yang mengandalkan keamanan pengiriman. Salah satunya datang dari Neysa Soediro.
“Setiap karya memiliki value yang sangat personal dan sering kali tidak dapat dinilai hanya dengan uang. Itulah kenapa fitur Kode Terima Paket dari GoSend sangat membantu kami dalam memastikan setiap karya benar-benar aman sampai ke penerima yang tepat,” ungkapnya.
Berita Terkait
-
5 Cara Jaga Silaturahmi Setelah Lebaran via WhatsApp: Tips Praktis Biar Tetap Dekat Meski Jauh
-
Rincian Fitur Redmi Smart TV MAX, Hadirkan Layar 100 Inci 144 Hz dengan Harga Miring
-
Pragmata Pamer Fitur Game, Hadirkan Kota Futuristik dan Pertarungan Robot
-
Meluncur 19 Maret, Fitur Utama Laptop Xiaomi Book Pro 14 Terungkap
-
WhatsApp Luncurkan Akun Anak dengan Kontrol Orang Tua, Khusus Usia 1012 Tahun
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon