- Program loyalitas ZU berkolaborasi dengan AirAsia rewards untuk konversi poin belanja harian menjadi AirAsia points melalui aplikasi AirAsia MOVE.
- Kerja sama ini ditandai penandatanganan nota kesepahaman di Jakarta oleh pimpinan kedua perusahaan pada tanggal yang tidak disebutkan secara spesifik.
- Integrasi ini bertujuan memudahkan pengguna memanfaatkan poin rutin untuk kebutuhan perjalanan seperti penerbangan dan akomodasi secara terpusat.
Suara.com - Integrasi lintas platform menjadi salah satu arah perkembangan layanan digital saat ini. Salah satu wujudnya terlihat dari bagaimana poin belanja harian mulai terhubung dengan ekosistem perjalanan, menghadirkan pengalaman yang lebih sederhana dan terpusat bagi pengguna.
Program loyalitas lintas ekosistem ZU resmi menjalin kerja sama dengan AirAsia rewards untuk memperluas pemanfaatan poin belanja harian ke berbagai kebutuhan perjalanan.
Melalui integrasi ini, poin yang dikumpulkan pengguna dari aktivitas sehari-hari kini dapat dikonversi menjadi AirAsia points dan digunakan melalui aplikasi AirAsia MOVE.
Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Country Head AirAsia rewards Indonesia, Arifin Prasetyo, dan CEO ZU, Angkasa, di Jakarta.
Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya kedua pihak dalam mengintegrasikan program loyalitas ke dalam aktivitas keseharian pengguna, sekaligus menghubungkan kebutuhan konsumsi rutin dengan perencanaan perjalanan.
Sebagai platform loyalitas lintas kategori, ZU mengonsolidasikan berbagai program poin dari sejumlah mitra ke dalam satu akun.
Pendekatan ini dirancang untuk mengatasi fragmentasi program loyalitas yang selama ini membuat pengguna harus mengelola banyak poin di platform berbeda.
Melalui konversi ke AirAsia points, pengguna ZU memiliki akses ke beragam layanan perjalanan yang tersedia di MOVE, mulai dari pemesanan penerbangan dengan ratusan maskapai global, pilihan akomodasi di berbagai negara, hingga produk bebas bea dan layanan pendukung perjalanan lainnya.
CEO ZU, Angkasa, menilai bahwa aktivitas bepergian kini menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat perkotaan.
Baca Juga: 5 Perbedaan Tabungan Emas Digital dan Emas Fisik untuk Investasi Modal Rp50 Ribu
"Integrasi dua ekosistem loyalitas ini, menurutnya, memberikan ruang bagi pengguna untuk memanfaatkan poin dari aktivitas rutin menjadi pengalaman perjalanan yang lebih terjangkau dan fleksibel," ucapnya dalam keterangan resminya, Sabtu (31/1/2026).
Pandangan serupa disampaikan Country Head AirAsia rewards Indonesia, Arifin Prasetyo. Ia menyebut bahwa tren penukaran poin terus meningkat di aplikasi MOVE.
"Sepanjang 2025, pemanfaatan AirAsia points oleh pengguna di Indonesia tercatat menghasilkan nilai penghematan setara lebih dari Rp790 juta, mencerminkan pergeseran perilaku konsumen dalam memaksimalkan manfaat program loyalitas digital," ujarnya.
Dalam tahap awal kolaborasi, ZU dan AirAsia rewards juga menghadirkan skema insentif terbatas hingga 28 Februari 2026.
Proses penukaran poin dilakukan secara digital melalui aplikasi mitra ZU seperti Styles, HiCard, dan Nobu GO, dengan menghubungkan akun AirAsia rewards milik pengguna. AirAsia points akan langsung masuk ke akun pengguna di aplikasi AirAsia MOVE.
Saat ini, ZU memungkinkan pengumpulan poin dari berbagai mitra, termasuk sektor ritel, perbankan, dan pusat perbelanjaan. Hingga Januari 2026, platform ini mencatat lebih dari 2 juta anggota aktif di Indonesia.
Ke depan, kedua perusahaan berencana memperluas kolaborasi lintas ekosistem dengan fokus pada pengembangan fitur dan integrasi yang relevan dengan kebutuhan pengguna, seiring meningkatnya peran program loyalitas digital dalam pola konsumsi dan perjalanan masyarakat.
Berita Terkait
-
Ketika Akses Ditutup, Risiko Tak Hilang: Pelajaran dari Larangan Media Sosial
-
Telkomsel Unjuk Peran Kunci Transformasi Digital Indonesia di WEF 2026, Soroti AI dan Kolaborasi
-
Strategi Digital by.U Picu Lonjakan Partisipasi hingga 97% di KOREA KAJA Vol.2
-
Platform E-Commerce Industri Berbasis AI Ini Dorong Transformasi Industri 4.0
-
Data Pribadi Terus Bocor, Seberapa Kuat Keamanan Siber Indonesia?
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan