Tekno / Sains
Selasa, 12 Mei 2026 | 12:50 WIB
Ilustrasi nyamuk. [Gemini AI]
Baca 10 detik
  • Nyamuk membunuh satu juta orang pertahun lewat penularan penyakit.
  • Manusia merupakan ancaman mematikan kedua bagi sesama spesiesnya sendiri.
  • Predator besar seperti hiu justru menyebabkan kematian paling sedikit.

Satu lagi kejutan dalam data ini adalah keberadaan siput air tawar. Mengapa makhluk selambat itu bisa mematikan? Jawabannya adalah Skistosomiasis, sebuah penyakit yang disebabkan oleh cacing parasit yang dibawa oleh siput ini.

Parasit tersebut dapat masuk ke pori-pori kulit manusia saat bersentuhan dengan air yang terkontaminasi, menyerang organ dalam, dan menyebabkan puluhan ribu kematian setiap tahunnya.

Memahami data ini sangat penting bagi kita, terutama bagi generasi muda yang gemar melakukan perjalanan atau traveling ke berbagai belahan dunia.

Kita perlu menyadari bahwa perlindungan terhadap gigitan serangga atau memastikan keamanan air minum jauh lebih krusial daripada mengkhawatirkan serangan hewan buas di alam liar.

Ilustrasi siput air atau keong (Freepik/starokozhko-oleg)

Daftar Hewan Paling Mematikan Bagi Manusia (Estimasi Per Tahun)

Berikut adalah data peringkat hewan berdasarkan jumlah korban jiwa manusia yang ditimbulkannya setiap tahun, dirangkum dari Our World in Data:

  1. Nyamuk: 1.000.000 kematian (Malaria, Dengue, dll)
  2. Manusia: 431.000 kematian (Pembunuhan/Perang)
  3. Ular: 100.000 kematian (Bisa/Racun)
  4. Anjing: 35.000 kematian (Rabies)
  5. Siput Air Tawar: 20.000 kematian (Skistosomiasis)
  6. Lalat Tsetse: 10.000 kematian (Penyakit Tidur)
  7. Serangga Pembunuh (Assassin Bugs): 10.000 kematian (Penyakit Chagas)
  8. Kalajengking: 3.300 kematian
  9. Buaya: 1.000 kematian
  10. Gajah: 500 kematian
  11. Singa: 100 kematian
  12. Hiu: 5 kematian

Load More