-
Vivo Y500 resmi lolos sertifikasi Postel Komdigi dan TKDN di Indonesia.
-
Smartphone ini membawa keunggulan utama berupa baterai jumbo 8.200 mAh.
-
Versi China dibekali ketahanan tangguh bersertifikasi IP68 dan juga IP69.
Suara.com - Vivo Y500 meluncur di China pada Agustus tahun lalu. Kabar gembira, Vivo Y500 bersiap ke pasar Asia, termasuk India dan Indonesia.
Pantauan Suara.com, PT Vivo Mobile Indonesia mendaftarkan nomor model V2570 di laman resmi Postel Komdigi.
Sebagai informasi, nomor model V2570 dikonfirmasi sebagai Vivo Y500 4G. Smartphone lolos sertifikasi dengan mengantongi nomor sertifikat 122013/DJID/2026 pada 19 Mei 2026.
Vivo Y500 atau V2570 juga terdaftar di P3DN Kemenperin dengan nilai TKDN 35,80 persen.
Mengingat dua persyaratan utama terpenuhi, Vivo Y500 4G diyakini bersiap ke Indonesia dalam waktu dekat.
Berdasarkan database IMEI serta BIS (lembaga sertifikasi India) Vivo Y500 Global akan terdiri dari Vivo Y500 4G (V2570) dan Vivo Y500 5G (V2572).
Catatan khusus, Vivo Y500 5G yang meluncur di China terdaftar dengan nomor model 'V2506A'. Ini menyiratkan bahwa Vivo Y500 China menawarkan fitur berbeda dibanding Vivo Y500 Global.
Namun, sebagian DNA seperti baterai jumbo dan memori lega diyakini masih tersemat pada Vivo Y500.
Dilihat dari model HP iQOO dan Vivo sebelumnya, perangkat kemungkinan mempunyai SoC berbeda dengan sedikit kustomisasi pada kapasitas baterai.
Baca Juga: Bocoran Harga Realme 16T Beredar: Siap ke Indonesia, Baterai 8.000 mAh Tahan 3 Hari
Sayang, Vivo Y500 4G (V2570) Global belum terlihat di Geekbench maupun Google Play Console sehingga rincian chipset belum terungkap sepenuhnya
Fitur Vivo Y500 Versi China
Vivo Y500 hadir sebagai HP midrange murah dengan spek gahar pada bagian baterai dan penyimpanan.
Bicara soal baterai jumbo, Vivo Y500 series bersaing melawan iQOO Z11x (7.200 mAh), iQOO Z11 (9.020 mAh), dan Realme 16T (8.000 mAh).
Keunggulan utama Vivo Y500 terletak pada ketangguhannya yang bersertifikasi IP68/IP69/IP69+ serta SGS Gold Label.
Itu membuat mampu bertahan di dalam air sedalam 1,5 meter selama lebih dari 24 jam serta tahan semburan air bersuhu hingga 80 derajat Celcius.
Berita Terkait
-
Bocoran Harga Realme 16T Beredar: Siap ke Indonesia, Baterai 8.000 mAh Tahan 3 Hari
-
iQOO Z11 dan Z11 Lite Bersiap ke Indonesia: Kombinasikan Chip Snapdragon serta Dimensity
-
5 Kelebihan dan Kekurangan Honor X7d: Memori 512 GB, HP Midrange Terbaru di Indonesia
-
Dibanderol Mulai Rp25 Jutaan, vivo X300 Ultra Bawa Flagship Kamera 200MP
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Tampilan Baru Qlola by BRI Hadir, Kelola Transaksi Bisnis Makin Terintegrasi
-
Rupiah Terus Perkasa ke Level Rp17.714, Paling Kuat di Asia Tenggara
-
Obesitas di Indonesia Disebut Masuk 4 Besar Dunia, Wamenkes Dante: Ini Bukan Lagi Soal Penampilan
-
Segera Tayang! Intip Fakta-Fakta Menarik Drama Korea 'New Recruit 4'
-
BRI Perbarui Qlola, Hadirkan Pengalaman Digital yang Lebih Terintegrasi untuk Bisnis
-
Diterjang Ombak 3 Meter, Satu Nelayan Pesisir Barat Hilang Ditelan Samudera
-
Simpan Dulu Uangnya, Harga Emas Antam Masih Tinggi Jadi Rp2.725.000/Gram
-
Qlola New Skin Hadir, BRI Perkuat Layanan Digital Terintegrasi bagi Nasabah Bisnis
-
Kemasan Rokok Polos Mau Diterapkan, Pengusaha Minta Dampak Ekonomi Dihitung
-
Terjaring OTT, Nasib Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq dan Wakilnya Ditentukan KPK dalam 1x24 Jam