Tekno / Tekno
Rabu, 10 Juni 2026 | 11:37 WIB
Ilustrasi cara mengaktifkan repair state iPhone dan Maintenance Mode Samsung [Magnific]
Baca 10 detik
  • Pengguna iPhone di Indonesia melaporkan dugaan pelanggaran privasi akibat akses aplikasi foto oleh teknisi saat servis baterai.
  • Pemilik perangkat sebaiknya mengaktifkan fitur Repair State atau Maintenance Mode untuk membatasi akses teknisi terhadap data pribadi.
  • Pengguna disarankan memantau riwayat aktivitas perangkat melalui fitur Screen Time atau Digital Wellbeing setelah proses perbaikan selesai.

Suara.com - Sebelum menyerahkan ponsel ke pusat servis, pengguna iPhone dan Android sebaiknya mengaktifkan fitur keamanan khusus seperti Repair State dan Maintenance Mode agar foto, dokumen, serta data pribadi tetap terlindungi.

Seorang pengguna iPhone mengaku kecewa setelah mendapati riwayat aktivitas yang tidak biasa usai mengganti baterai di gerai servis resmi Apple di Indonesia. 

Saat memeriksa Screen Time, ia menemukan aplikasi Foto (Photos) tercatat dibuka sebanyak empat kali selama perangkat berada di tangan teknisi.

Meski belum tentu menunjukkan adanya pencurian data, temuan tersebut membuat pengguna merasa privasinya telah dibobol. Pasalnya, galeri foto berisi banyak data pribadi yang tidak berkaitan dengan proses penggantian baterai.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa sebelum menyerahkan ponsel untuk diperbaiki, pengguna sebaiknya mengaktifkan fitur keamanan khusus yang tersedia di perangkat mereka. Di iPhone ada Repair State, sementara di Android tertentu tersedia Maintenance Mode.

Ilustrasi iPhone [Unsplash]

Mengapa Perlu Mengaktifkan Mode Servis?

Saat ponsel masuk ke pusat perbaikan, teknisi memang memerlukan akses tertentu untuk menjalankan diagnosis perangkat. Namun, pengguna tetap berhak melindungi data pribadi seperti foto dan video pribadi, dokumen pekerjaan, riwayat percakapan hingga data perbankan dan Email.

Fitur Repair State dan Maintenance Mode dirancang agar teknisi dapat memeriksa perangkat tanpa bebas mengakses seluruh data pengguna.

Cara Mengaktifkan Repair State di iPhone

Repair State merupakan fitur keamanan Apple yang memungkinkan perangkat tetap terhubung ke akun Apple ID selama proses servis.

Baca Juga: 5 HP Android Kamera Terbaik Harga Rp2 Jutaan, Alternatif iPhone Versi Murah

  1. Buka Settings (Pengaturan).
  2. Ketuk nama Apple ID di bagian atas.
  3. Pilih Find My.
  4. Masuk ke Find My iPhone.
  5. Ikuti petunjuk yang tersedia untuk menempatkan perangkat ke status Repair State atau Prepare for Repair.
  6. Verifikasi menggunakan password Apple ID atau metode keamanan lain yang diminta.
  7. Setelah aktif, iPhone siap diserahkan ke pusat servis.

Cara Mengaktifkan Maintenance Mode di Android

Maintenance Mode merupakan fitur yang tersedia pada sejumlah ponsel Android, terutama Samsung Galaxy generasi terbaru. Fitur ini membuat perangkat masuk ke lingkungan sementara yang terpisah dari data pribadi pengguna.

Saat Maintenance Mode aktif, teknisi hanya dapat melihat aplikasi bawaan sistem. Foto, video, pesan, akun, dan file pribadi akan disembunyikan.

Cara mengaktifkan Maintenance Mode Samsung:

  1. Buka Pengaturan (Settings).
  2. Pilih Perawatan Perangkat dan Baterai (Battery and Device Care).
  3. Gulir ke bawah lalu pilih Maintenance Mode.
  4. Tekan Aktifkan (Turn On).
  5. Pilih opsi pembuatan log jika diperlukan.
  6. Ketuk Restart.
  7. Setelah ponsel menyala kembali, perangkat masuk ke Maintenance Mode.

Cara keluar dari Maintenance Mode:

1. Buka panel notifikasi.
2. Ketuk pemberitahuan Maintenance Mode aktif.
3. Pilih Keluar (Exit).
4. Verifikasi menggunakan PIN, pola, atau sidik jari.
5. Ponsel akan restart dan kembali ke mode normal.

Bagaimana Jika Android Tidak Punya Maintenance Mode?

Load More