- Samsung meluncurkan Galaxy Buds4 Pro yang menggunakan teknologi Sensor Fusion untuk meningkatkan kejernihan suara saat melakukan panggilan telepon.
- Sistem berbasis kecerdasan buatan dan mikrofon internal mampu memisahkan suara pengguna dari kebisingan lingkungan secara akurat dan real-time.
- Inovasi ini memastikan kualitas panggilan tetap konsisten meskipun posisi earbuds bergeser atau digunakan di lokasi yang sangat bising.
Suara.com - Panggilan telepon menggunakan earbuds nirkabel sering kali terganggu oleh kebisingan sekitar, terutama saat pengguna berada di jalan raya, pusat perbelanjaan, kafe, atau tempat umum yang ramai. Kondisi ini membuat suara pengguna sulit terdengar jelas sehingga menurunkan kualitas komunikasi.
Samsung menghadirkan teknologi baru pada Galaxy Buds4 Pro yang mengandalkan kecerdasan buatan (AI) dan sistem Sensor Fusion untuk menghasilkan kualitas panggilan yang lebih jernih di berbagai kondisi.
Teknologi terbaru tersebut menjadi salah satu inovasi utama yang dibawa Galaxy Buds4 Pro. Samsung mengembangkan sistem yang mampu mengenali suara pengguna secara lebih akurat sekaligus memisahkannya dari kebisingan di sekitar, sehingga lawan bicara tetap dapat mendengar percakapan dengan jelas.
Samsung Gunakan Teknologi Sensor Fusion untuk Tingkatkan Kualitas Panggilan
Berbeda dengan earbuds konvensional yang umumnya hanya mengandalkan satu sensor suara, Galaxy Buds4 Pro dibekali teknologi Sensor Fusion yang memanfaatkan kombinasi beberapa sensor sekaligus untuk menangkap suara pengguna.
Galaxy Buds4 Pro memiliki tiga mikrofon, terdiri dari dua mikrofon eksternal yang menangkap suara secara langsung dan satu mikrofon internal yang mendeteksi suara yang merambat melalui tubuh.
Samsung juga menyematkan Voice Pickup Unit (VPU) berbasis bone conduction yang mampu membaca getaran kepala ketika pengguna berbicara.
Seluruh data tersebut diproses secara bersamaan sehingga sistem dapat membedakan suara pengguna dari suara kendaraan, keramaian, hingga angin.
AI Deep Neural Network Jadi Otak Peredam Kebisingan
Baca Juga: HP Layar Gulung Samsung Makin Dekat, Galaxy Z Slide Disebut Meluncur 2028 Berukuran 10 Inci?
Teknologi Sensor Fusion dipadukan dengan algoritma Deep Neural Network (DNN) berbasis kecerdasan buatan yang dirancang menyerupai cara kerja otak manusia dalam mengenali pola suara.
Samsung mengoptimalkan algoritma tersebut agar seluruh proses pemrosesan dapat dilakukan langsung di dalam earbuds (on-device processing), tanpa harus bergantung pada perangkat lain.
Optimalisasi tersebut diklaim mampu menurunkan kebutuhan komputasi hingga sekitar 10 persen, sementara ukuran model AI berhasil diperkecil menjadi hanya 30 persen dibandingkan sebelumnya tanpa mengurangi kemampuan pemrosesan suara.
Tak hanya menghilangkan kebisingan, sistem AI ini juga mampu mempertahankan karakter alami suara pengguna dengan menganalisis data suara secara real-time, mulai dari suara sebelumnya, kondisi saat ini, hingga memprediksi perubahan lingkungan berikutnya.
Samsung menyebut algoritma terbaru Galaxy Buds4 Pro kini mampu menangkap detail suara hingga 16 kali lebih banyak dibandingkan generasi sebelumnya.
Hasilnya, nada bicara, konsonan, hingga pengucapan kata tetap terdengar jelas meski pengguna sedang berada di lingkungan dengan tingkat kebisingan tinggi.
Berita Terkait
-
Tips Kamera Samsung Galaxy A57 5G dan A37 5G: Rahasia Foto Tajam dan Video Stabil
-
Adu Spek Samsung Galaxy A17 4G vs Infinix Hot 70: Pilih HP Murah yang Mana?
-
Samsung Galaxy A27 Muncul di Situs Resmi, Konfigurasi Memori Terungkap
-
TWS Under Rp500 Ribu yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Pilihan Terbaik David GadgetIn
-
Cara Bikin Scrapbook Digital Estetik di Galaxy A57 5G, Cukup Pakai Multi Window dan Drag & Drop
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Dampak Krisis Memori Global, Apple Terpaksa Menaikkan Harga MacBook dan iPad
-
Sikap Google Terhadap RUU Hak Cipta : Berisiko Hambat AI dan Ekonomi Digital Indonesia
-
8 HP Fast Charging Termurah 2026, Isi Daya Ngebut Mulai Rp1 Jutaan
-
3 Fitur HP Lipat untuk Kebutuhan Multitasking dan Produktivitas Profesional Muda
-
Harga iPhone 18 Pro Dirumorkan Naik, iPhone Lipat Apple Bisa Tembus Rp30 Juta?
-
HP Layar Gulung Samsung Makin Dekat, Galaxy Z Slide Disebut Meluncur 2028 Berukuran 10 Inci?
-
6 HP Vivo RAM 8 GB dengan Baterai 6.000 mAh, Awet Seharian untuk Gaming hingga Kerja
-
4 Tablet RAM 8GB Rp1 Jutaan Layar Tajam dan Baterai Jumbo, Cocok Buat Anak Sekolah
-
3 Rekomendasi HP di Bawah 5 Juta untuk Ngonten, Budget Terbatas Hasil Berkualitas
-
7 Tips Memilih HP di Bawah 5 Juta untuk Ngonten: Budget Terbatas, Hasil Pro!