- Lonjakan harga chip memori dan kebutuhan AI memicu potensi krisis pasokan global yang diprediksi berlangsung hingga tahun 2027.
- Apple melobi pemerintah AS agar diizinkan membeli chip DRAM dari perusahaan China, CXMT, demi mendiversifikasi rantai pasok mereka.
- Kebutuhan RAM tinggi untuk fitur Apple Intelligence berisiko menurunkan produksi perangkat Apple akibat terbatasnya ketersediaan komponen memori global.
Suara.com - Lonjakan harga chip memori (DRAM) dan meningkatnya kebutuhan komputasi berbasis kecerdasan buatan (AI) mulai menekan industri teknologi global.
Kondisi ini berpotensi memengaruhi biaya produksi smartphone, laptop, hingga perangkat AI dalam beberapa tahun ke depan, termasuk lini produk Apple.
Di tengah situasi tersebut, Apple dikabarkan tengah melobi pemerintah Amerika Serikat agar dapat membeli chip DRAM dari produsen asal China, ChangXin Memory Technologies (CXMT).
Langkah ini diambil setelah harga DRAM dari Samsung dilaporkan melonjak hingga 100 persen pada awal tahun, sehingga memicu kekhawatiran terhadap pasokan memori global.
Informasi tersebut diungkap analis industri teknologi Ming-Chi Kuo, yang menyebut persoalan ini tidak lagi sekadar kenaikan harga, melainkan telah berkembang menjadi ancaman krisis pasokan memori yang diperkirakan berlangsung hingga 2027.
"Apple secara aktif berupaya agar CXMT tidak dimasukkan ke dalam Daftar Entitas AS sehingga perusahaan dapat membeli chip DRAM dari mereka," tulis Ming-Chi Kuo dalam unggahannya di platform X, dilansir dari laman Gizmochina, Rabu (1/7/2026).
Harga DRAM Samsung Naik, Apple Cari Alternatif
Menurut Kuo, Apple sebelumnya menerima kenaikan harga DRAM dari Samsung tanpa proses negosiasi.
Namun, tekanan harga yang terus meningkat membuat perusahaan kini berupaya mendiversifikasi rantai pasok memori.
Baca Juga: Pemanfaatan Platform AI untuk Mitigasi Bencana di Asia Tenggara
CXMT merupakan produsen DRAM terbesar di China. Meski demikian, perusahaan tersebut dilaporkan masuk dalam daftar pengawasan pemerintah AS karena diduga memiliki keterkaitan dengan sektor militer China.
Status tersebut membuat kerja sama bisnis dengan perusahaan asal Amerika menjadi isu yang sensitif secara politik.
Meski begitu, Apple dinilai tetap berupaya membuka peluang kerja sama mengingat kebutuhan chip memori terus meningkat, terutama untuk mendukung fitur-fitur berbasis AI.
AI Diprediksi Serap Pasokan Memori Global
Kuo memperkirakan sekitar 15 persen hingga 20 persen kapasitas produksi chip memori yang sebelumnya dialokasikan untuk perangkat elektronik konsumen akan beralih ke kebutuhan pusat data (data center) dan infrastruktur AI pada 2027.
Perubahan alokasi tersebut diperkirakan akan mengurangi pasokan chip LPDDR, jenis memori yang banyak digunakan pada smartphone dan tablet.
Berita Terkait
-
Bocoran! Oppo Reno16 Series Meluncur 3 Juli 2026, Usung Desain Planet 3D dan Fitur AI Unik
-
Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud
-
Kolaborasi Ini Siapkan Teknologi Intel 14A untuk Chip AI, HPC, dan Smartphone Generasi Baru
-
AI Agents Diprediksi Bernilai 450 Miliar Dolar AS, Drife Perkuat Adopsi Agentic Automation
-
Microsoft Perluas Literasi AI di Indonesia, 50 Ribu Peserta Kantongi Sertifikasi Kecerdasan Buatan
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
BRI Tebar Promo HUT Ke-81 RI, Ada Cashback hingga Diskon Rp810 Ribu
-
Penjualan Mobil Hybrid Suzuki Tembus 70 Persen, Ini Model Paling Diminati...
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Bukan Sekadar Nyanyi dan Tepuk Tangan: Sisi Lain Perjuangan Menjadi Guru TK
-
Bukan Sekadar Horor Biasa, 'Munafik: Melawan Iblis' Hadir dengan Unsur Religi Serta Budaya Jawa
-
Sambut HUT Ke-81 RI, BRI Hadirkan Promo Kuliner, Liburan, hingga Hiburan
-
Warna Baju yang Bawa Energi Positif Chi untuk Tarik Keberuntungan
-
HUT RI ke-81: Dari Antusiasme Warga hingga Persiapan di Istana
-
Rumah ASN PUPR dan Anggota DPRD Digeledah, KPK Temukan Bukti Kasus Suap Rejang Lebong
-
Ancaman El Nino Super Paruh Kedua 2026, Guru Besar IPB Ingatkan Potensi Anjloknya Produksi Pangan