- Desa berpotensi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru melalui digitalisasi sektor pertanian, perikanan, pariwisata, dan industri kreatif lokal.
- Tantangan akses internet dan literasi digital memerlukan kolaborasi pemerintah serta swasta untuk menciptakan ekosistem teknologi yang berkelanjutan.
- Telkom menyediakan solusi digital dan program komunitas guna meningkatkan produktivitas serta memperluas akses pasar bagi pelaku usaha desa.
Suara.com - Di tengah pesatnya transformasi digital, desa dinilai memiliki potensi besar menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru melalui pemanfaatan teknologi, digitalisasi usaha, dan pengembangan potensi lokal.
Meski demikian, tantangan seperti keterbatasan akses teknologi, rendahnya literasi digital, hingga belum meratanya infrastruktur masih menjadi hambatan bagi banyak desa untuk memaksimalkan peluang ekonomi digital.
Karena itu, perlu kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta agar transformasi digital dapat menjangkau hingga tingkat akar rumput.
VP Enterprise Marketing & Growth Telkom, Reni Yustiani, mengatakan digitalisasi desa tidak hanya berkaitan dengan penyediaan akses internet, tetapi juga bagaimana teknologi mampu menciptakan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
"Ketika desa memiliki akses terhadap konektivitas yang andal dan ekosistem digital yang tepat, masyarakat akan memiliki lebih banyak peluang untuk mengembangkan usaha, memperluas pasar, meningkatkan produktivitas, hingga menciptakan lapangan kerja baru. Karena itu, pembangunan ekonomi di desa perlu didukung melalui kolaborasi dan pemanfaatan teknologi yang berkelanjutan," ujar Reni.
Menurutnya, desa memiliki peluang besar menjadi motor pertumbuhan ekonomi daerah melalui berbagai sektor strategis, seperti pertanian, perikanan, pariwisata, perdagangan, hingga industri kreatif berbasis potensi lokal.
Pemanfaatan platform digital juga memungkinkan pelaku usaha di desa memasarkan produk dan layanannya ke pasar yang lebih luas tanpa terkendala batas geografis.
Hal tersebut dinilai dapat meningkatkan daya saing sekaligus membuka sumber pendapatan baru bagi masyarakat.
Untuk mendukung transformasi tersebut, Telkom Group melalui Telkom Solution menghadirkan berbagai layanan digital.
Baca Juga: WiFi Terbaik untuk Rumah, Kos, dan UMKM, Ini Tips Memilih Internet yang Stabil
Mulai dari konektivitas internet, solusi digital bagi pelaku UMKM, platform komunikasi pelanggan, hingga layanan berbasis data yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi operasional dan produktivitas masyarakat.
Selain itu, Telkom juga menjalankan program pemberdayaan berbasis komunitas melalui Sobat Indibiz (SOBIZ) guna memperluas inklusi digital hingga ke tingkat desa.
Pendekatan berbasis komunitas dinilai penting agar masyarakat dapat lebih mudah mengadopsi teknologi sesuai kebutuhan lokal.
Reni menegaskan bahwa pengembangan ekonomi digital di desa membutuhkan ekosistem yang berkelanjutan, sehingga manfaat teknologi tidak hanya dirasakan oleh pelaku usaha, tetapi juga mampu mendorong terciptanya lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara luas.
"Transformasi digital harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui dukungan teknologi dan kolaborasi berbagai pihak, desa memiliki peluang besar menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang berkelanjutan sekaligus memperkuat ekonomi nasional," katanya dalam keterangan resminya, Rabu (1/7/2026).
Ke depan, Telkom melalui Indibiz by Telkom Solution menyatakan akan terus memperluas program digitalisasi hingga ke komunitas akar rumput, termasuk mendukung pengembangan desa wisata dan sektor ekonomi lokal lainnya.
Langkah ini diharapkan dapat mempercepat pemerataan ekonomi digital sekaligus memperkuat kontribusi desa terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan.
Berita Terkait
-
Narkoba Kini Menyusup Lewat Platform Digital dan Vape, Menkomdigi Minta Orang Tua Waspada
-
Industri Storage Berubah! Lexar Kenalkan AI Storage Core PC dan Gaming
-
AI Fisik Jadi Tren Teknologi Terbesar 2026, Computex Hadirkan Inovasi Robot Masa Depan
-
Manfaatkan Teknologi iNaturalist, Cetak Naturalis Muda dan Data Konservasi Digital
-
Paduan Hidup Sehat dengan Teknologi AI, ACERUN 7K 2026 Hadir dengan Tantangan Baru
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Kemerdekaan yang Sesungguhnya: 254 Napi di Jateng Pulang, Ribuan Lain Dapat Harapan Baru
-
Tiga Dara | 81 Tahun Indonesia, Seperti Apa Arti Merdeka Hari Ini?
-
Polda Aceh Selidiki Kericuhan Pengibaran Bendera Bulan Bintang di Masjid Raya Baiturrahman
-
Pemkot Batam Soroti Izin Tempat Hiburan Jadi Lokasi Kasino yang Digerebek Bareskrim
-
4 Rice Cooker 1,8 Liter Murah dengan Fitur Lengkap, Mulai Rp100 Ribuan
-
d'Alba White Truffle First Spray Serum untuk Kulit Apa? Ini Review Jujur Pengguna
-
Seribu Teman Kurang, Satu Musuh Kebanyakan: Buku Seni Menemukan Kawan dan Menumbuhkan Diri
-
Korut Trending Topic Gegara Foto Prabowo Berkibar di Langit, Apa Hubungannya?
-
Sosok Caliya Azaria Ivana, Siswi SMAN 1 Palembang yang Jadi Pembawa Baki HUT RI ke-81
-
Pesepak Bola Lee Kang In Gabung The Black Label, Siap Jajal Karier Hiburan