- Harga smartphone di Indonesia naik akibat faktor seperti kenaikan harga komponen, pasokan memori terbatas, dan nilai tukar.
- Kondisi ini membuat konsumen perlu lebih cermat memilih waktu pembelian, spesifikasi, dan nilai jangka panjang agar tidak boncos.
- Simak tips dari David GadgetIn agar tetap bisa membeli HP yang sesuai kebutuhan meski harga sedang naik.
3. Langsung Beli kalau Memang Butuh, Jangan Tunggu Harga Turun!
Tips berikutnya yang perlu diterapkan adalah membeli HP tanpa menunggu harganya turun.
Saran ini berlaku kalau memang Anda sangat butuh HP baru, bukan sekadar ingin menambah koleksi atau mengejar tren gadget terkini.
"Kalau memang butuh, langsung beli HP baru saja. Jangan nunggu harga turun dulu. Karena kita enggak tahu 'kemarau' ini bakal lanjut berapa lama," tutur David lagi.
"Waktu terbaik untuk beli HP adalah tahun lalu. Waktu terbaik kedua adalah sekarang. Semoga saya salah ya, semoga beberapa bulan ke depan harga HP sudah turun lagi," imbuhnya.
Di akhir videonya, David mengingatkan untuk tidak buru-buru membeli HP baru di kondisi seperti saat ini. Apalagi jika HP yang sekarang baru berusia 1 atau 2 tahun.
"Kalau HP Anda masih bagus, baru setahun atau dua tahun, berarti Anda enggak perlu pusingin harga sekaraang. Anda sudah beli di harga yang bagus," tegas David.
"Jangan mikir buat ganti HP yang harganya sama. HP lima juta tahun lalu sama lima juta sekarang beda lho. Malah kerasa down grade. Nikmati HP yang Anda pakai sekarang," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Rayakan 30 Tahun Romanza, Maestro Tenor Andrea Bocelli Siap Guncang Jakarta dan Borobudur
-
5 Contoh Susunan Acara Maulid Nabi di Sekolah, Cocok untuk SD hingga SMA
-
Jika Aku Mereka: Melihat Dunia dari Sudut Pandang Penyandang Disabilitas
-
Menuju Piala Asia U-20 2027: Timnas Indonesia Ladeni Musuh Bebuyutan Malaysia
-
Di Balik El Nino 2026: Mengapa Indonesia Terancam Krisis Air dan Pangan?
-
Gempa Susulan di Flores Masih Akan Berlangsung 30 Hari ke Depan, Frekuensi Menurun
-
Terima Gratifikasi Rp20,7 Miliar, Eks Kakanwil DJP Mohamad Haniv Ditahan KPK
-
Kemarahan Publik Tak Hanya Soal Prabowo, tapi Akumulasi Masalah 10 Tahun Era Jokowi
-
Ardhito Pramono Gugat Sony Music Terkait Royalti, Akui Rugi Rp5,7 Miliar
-
Masukan LMC untuk RUU Hak Cipta: Lindungi Jurnalisme Tanpa Mematikan Distribusi Digital