- VexaGame menghadirkan platform jual beli akun Mobile Legends yang terdaftar resmi sebagai PSE di bawah pengawasan Komdigi.
- Platform tersebut mengedukasi pengguna agar bertransaksi melalui sistem rekening bersama guna meminimalkan risiko penipuan saat perdagangan berlangsung.
- Pembeli disarankan segera memperbarui seluruh data akun setelah transaksi untuk menjamin kepemilikan penuh dan keamanan aset digital tersebut.
Suara.com - Tingginya minat pemain terhadap akun Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) dengan koleksi skin langka, hero lengkap, hingga peringkat tinggi telah melahirkan pasar jual beli akun yang terus berkembang.
Namun di balik peluang tersebut, praktik penipuan transaksi melalui media sosial maupun platform ilegal juga semakin marak, membuat banyak pemain kehilangan uang maupun akun mereka.
Melihat kondisi tersebut, marketplace gaming VexaGame menghadirkan panduan transaksi aman sekaligus mengedukasi para gamer agar lebih berhati-hati saat melakukan jual beli akun Mobile Legends.
Platform ini juga menegaskan telah terdaftar sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) di bawah pengawasan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).
"Kami ingin mengubah stigma negatif skena jual beli akun digital yang selama ini rawan penipuan. Dengan terdaftarnya VexaGame secara resmi di bawah pengawasan Komdigi dan PSE, kami menjamin seluruh hak serta keamanan transaksi pengguna terlindungi seutuhnya oleh hukum negara," ujar CEO VexaGame, Yogi Prasetyawan melalui keterangan resminya, Jumat (10/7/2026).
Tiga Langkah Aman Jual Beli Akun Mobile Legends
VexaGame mengingatkan bahwa keamanan transaksi tidak hanya bergantung pada penjual atau pembeli, tetapi juga pada platform yang digunakan. Karena itu, terdapat tiga langkah penting yang perlu diperhatikan.
1. Pastikan Marketplace Terdaftar PSE
Langkah pertama adalah memastikan transaksi dilakukan melalui marketplace yang telah memiliki status PSE resmi. Hal ini dinilai lebih aman dibandingkan melakukan transaksi langsung melalui media sosial atau aplikasi percakapan yang minim perlindungan.
Baca Juga: Komdigi Ancam Blokir 22 Platform Digital, Ada Qatar Airways dalam Daftar
Platform yang telah terdaftar umumnya memiliki mekanisme perlindungan konsumen serta mengikuti regulasi pemerintah terkait penyelenggaraan sistem elektronik.
2. Gunakan Sistem Rekening Bersama (Rekber)
Langkah berikutnya adalah memanfaatkan sistem Rekening Bersama (Rekber).
Melalui mekanisme ini, dana pembeli tidak langsung diteruskan kepada penjual. Uang akan ditahan terlebih dahulu hingga pembeli berhasil menerima akun dan memastikan seluruh data sudah sesuai.
Skema tersebut dinilai mampu meminimalkan risiko penipuan yang selama ini sering terjadi pada transaksi langsung.
3. Segera Ganti Seluruh Data Akun
Berita Terkait
-
Narkoba Kini Menyusup Lewat Platform Digital dan Vape, Menkomdigi Minta Orang Tua Waspada
-
Netflix Luncurkan Fitur Video Vertikal dan Game Interaktif Baru
-
175 Platform Digital Sudah Diperiksa Komdigi, Netflix, Shopee dan PUBG Termasuk
-
Snapdragon C Resmi Diumumkan, Prosesor Baru Qualcomm untuk Laptop Murah, Baterai Tahan Seharian
-
Platform Resep Gerak Berbasis Ilmiah Hadir, Bantu Masyarakat Hidup Aktif dan Aman
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
Terkini
-
Setelah 10 Tahun, BRI Jadi Perantara Pertemuan Seorang PMI dan Ibunya Lewat Program Tali Kasih
-
Karhutla Melanda di Berbagai Wilayah, Apa yang Bisa Kita Lakukan sebagai Warga Negara?
-
BRI Wujudkan Mimpi Pekerja Migran Indonesia Pulang ke Tanah Air dan Berkumpul Dengan Keluarga
-
Sebelum Hengkang ke Arema FC, Mauro Zijlstra Bicara Obrolan Serius dengan Shin Tae-yong
-
3 Serum Korea Ampuh Samarkan Flek Hitam dan Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pengguna
-
Eks Ketua PPATK Ungkap Sisi Lemah Pelaku TPPU: Paling Takut Jadi Miskin!
-
BRI Dukung Pekerja Migran Indonesia di Taiwan, Dari Pertemuan Keluarga Hingga Bekal Masa Depan
-
Dedi Mulyadi Respon ABK Sukabumi yang Terlantar di Peraian Fiji, Janjikan Langkah Ini
-
Bangladesh Krisis Gas, Industri Tekstil Lumpuh Hingga Pangan Nasional Terancam
-
Lebih dari Sekadar Pangan Lokal, Ini Kisah Nasi Oyek Selamatkan Jenderal Soedirman