- ResepGerak.ID resmi hadir sebagai platform resep gerak berbasis bukti ilmiah pertama di Indonesia.
- Platform ini menyediakan panduan olahraga, pemulihan cedera, dan kesehatan dalam Bahasa Indonesia yang mudah dipahami masyarakat luas.
- Digagas DokAndi, ResepGerak.ID bertujuan memperluas akses ilmu kedokteran olahraga agar semua orang bisa bergerak aman dan sehat.
Suara.com - Platform digital ResepGerak.ID resmi diluncurkan hari ini sebagai platform resep gerak berbasis bukti ilmiah pertama di Indonesia.
Digagas oleh dr. Antonius Andi Kurniawan, Sp.KO., Subsp. ALK (K) dan didukung oleh Eminence Sports Medicine Centre, platform ini hadir untuk mendemokratisasi pengetahuan kedokteran olahraga yang selama ini kerap terbatas di ruang konsultasi atau jurnal ilmiah berbahasa asing.
ResepGerak.ID menyajikan informasi medis dalam Bahasa Indonesia yang praktis, mudah dipahami, dan dapat langsung diterapkan oleh masyarakat luas, mulai dari individu dengan kondisi medis seperti hipertensi dan diabetes, keluhan muskuloskeletal, hingga mereka yang membutuhkan program kebugaran yang aman dan terukur.
Berisi berbagai artikel tentang pemulihan cedera, program pencegahan cedera, panduan latihan untuk 12 cabang olahraga, resep gerak untuk 10 kondisi medis kronis, serta body map interaktif untuk 12 zona tubuh, platform ini juga dilengkapi dengan video tutorial latihan yang dapat dipraktikkan dengan mudah.
Pendiri platform ini, dr. Antonius Andi Kurniawan atau DokAndi, merupakan spesialis kedokteran olahraga dengan pengalaman lebih dari 20 tahun.
Ia pernah jadi dokter tim kontingen Indonesia di tiga Olimpiade (London 2012, Rio 2016, Tokyo 2020) serta Medical Director Jakarta Running Festival dan Borobudur Marathon.
"Selama bertahun-tahun, saya melihat atlet terbaik Indonesia mendapat akses ke science based training, injury prevention, dan recovery protocols," ujar DokAndi.
"Namun, jutaan orang Indonesia yang ingin mulai hidup aktif, mulai dari ibu rumah tangga, pekerja kantoran dengan keluhan fisik, lansia, hingga pelari amatir, tidak pernah diajarkan cara berlatih atau mengelola cedera dengan benar. ResepGerak.ID dikembangkan untuk menjembatani kesenjangan tersebut."
dr. Muh Ikhwan Zein, Sp.K.O., Subsp. A.L.K.(K).,Ph.D., Ketua Umum Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga (PDSKO), memberikan dukungan penuh.
"Dengan masih terbatasnya jumlah dokter spesialis kedokteran olahraga di Indonesia, peluncuran ResepGerak.ID hadir sebagai dukungan nyata karena dapat meluaskan jangkauan layanan kepada masyarakat. Hal ini sejalan dengan misi PDSKO untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia melalui pengetahuan gerak yang berbasis bukti ilmiah," ungkap dr Ikhwan.
Sementara itu, Yaya Suharya, pembina di Yayasan Alzheimer Indonesia (ALZI), merasakan manfaat dari pendekatan berbasis bukti ini.
"Di usia saya yang sudah 97 tahun, saya tetap rutinbergerak sesuai arahan DokAndi. Dengan aktivitas ini, saya merasa sehat, bugar, dan mandiri, serta yang paling penting mengurangi resiko jatuh. Platform seperti ResepGerak.ID ini sangat penting agar lansia seperti saya paham bahwa usia bukan penghalang untuk tetap aktif," paparnya.
Platform ini dibangun di atas tiga pilar utama: pengetahuan berbasis bukti ilmiah peer-reviewed, aksesibilitas bahasa Indonesia, dan aplikabilitas nyata dengan panduan yang dapat langsung dipraktikkan.
DokAndi membayangkan masa depan Indonesia di mana ilmu kedokteran olahraga jadi milik bersama, sehingga setiap orang memiliki akses ke resep gerak yang benar dan bisa bergerak dengan penuh pemahaman, bukan ketakutan.
"Pengetahuan tentang gerak yang aman dan efektif bukanlah sebuah hak istimewa, melainkan hak dasar setiap manusia, dan ResepGerak.ID hadir untuk memastikan hak itu terpenuhi," tukasnya.
Layanan ResepGerak.ID saat ini sudah dapat diakses melalui www.resepgerak.id.
Berita Terkait
-
Tiket Indomaret Fun Run 2026 Bisa Dibeli Lewat BRImo, Ada Diskon Rp 25 Ribu
-
HYROX Makin Ramai di Indonesia, Apa yang Membuatnya Begitu Istimewa?
-
Tips Aman Jual Beli Akun Mobile Legends, Wajib Cek Status PSE Sebelum Transaksi
-
Komdigi Ancam Blokir 22 Platform Digital, Ada Qatar Airways dalam Daftar
-
4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Asing Masih Genjar Jual Saham, IHSG Menguat Tipis Pekan Ini
-
Vietjet Bidik Wisatawan Muslim Indonesia
-
Harga Cabai Rawit Naik Lagi, Telur Ayam Rp28.950 per Kg, Cek Daftar Harga Pangan Terbaru
-
128 Juta Penumpang Transportasi Pilih Kereta dalam Tiga Bulan
-
Bangun Kepercayaan Investor, OJK Perkuat Governance Industri Keuangan melalui RGS 2026
-
Kentang hingga Wortel Lokal Siap Masuk Dapur MBG, Pendapatan Petani Lokal Berpotensi Naik
-
Komisi IV DPR Bersama Bulog Dorong Peningkatan Kesejahteraan Petani Klaten
-
Emas di Rumah Jampidsus Lebih Berat dari Emas Monas
-
Kuota Produksi Batubara Akan Ditambah untuk Suap Pembangkit Listrik PLN
-
OJK: Konsumen Bisa Tuntut Finfluencer Secara Hukum