- Mahkamah Konstitusi memutuskan operator seluler wajib menyediakan pilihan layanan kuota internet rollover bagi seluruh konsumen.
- Direktur Eksekutif ATSI Marwan O Baasir menyatakan putusan tersebut tidak mewajibkan seluruh kuota otomatis diakumulasikan.
- Operator telekomunikasi perlu memperbaiki transparansi informasi produk dan memperbarui sistem billing pada aplikasi digital mereka.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa persoalan kuota rollover bukan hanya soal menyediakan fitur, tetapi juga membangun pengalaman pengguna (user experience/UX) yang lebih informatif.
Aplikasi operator seluler dinilai perlu memberikan penanda yang lebih jelas mengenai karakteristik setiap paket.
Pelanggan idealnya dapat langsung mengetahui apakah kuota yang dibeli akan hangus ketika masa berlaku berakhir atau dapat digunakan kembali pada periode selanjutnya.
Marwan mengatakan, ATSI juga melihat perlunya peningkatan komunikasi, edukasi, dan keterbukaan informasi melalui kanal digital operator.
“Kita mempertimbangkan bagaimana meningkatkan perbaikan informasi produk kepada masyarakat. Karena ketentuan atau syarat itu banyak sekali. Jadi, kami merasa bahwa dengan kondisi kasus atau gugatan kuota hangus ini, operator perlu melakukan perbaikan komunikasi, perlu memperbaiki edukasi, literasi, keterbukaan informasi, kemudian informasi di platform-platform operator, sehingga masyarakat dimudahkan,” tuturnya.
Putusan MK Mendorong Evolusi Teknologi Billing Operator
Dari sisi industri teknologi telekomunikasi, implementasi putusan MK pada akhirnya dapat mendorong operator melakukan penyesuaian pada sistem billing, katalog produk, aplikasi pelanggan, hingga mekanisme notifikasi kuota.
Pasalnya, ketika konsumen diberikan pilihan antara paket berbatas waktu dan rollover, sistem operator harus mampu mengidentifikasi jenis paket, menghitung sisa kuota, menentukan periode penggunaan, serta menginformasikan status kuota secara transparan.
Artinya, tantangannya bukan sekadar menyediakan tombol “rollover”, tetapi memastikan seluruh ekosistem digital di belakangnya mampu menjalankan aturan tersebut secara konsisten.
Baca Juga: Stop 'Pencet Setuju' Tanpa Baca! Inovasi Layanan Jadi Kunci Agar Kuota Internet Gak Hangus
Di sisi lain, pelanggan juga perlu memahami bahwa paket rollover tidak serta-merta memiliki struktur harga yang sama dengan paket kuota biasa.
Berita Terkait
-
Putusan MK soal Kuota Hangus Bakal Ubah Harga Paket?
-
Misteri Sisa Kuota Internet: Mengapa Bisa Hangus dan Siapa yang Paling Diuntungkan?
-
Dilema Infrastruktur: Mengapa Akumulasi Kuota Data Bisa Memicu Kenaikan Harga Paket Internet?
-
Kementerian ESDM Bantah Beri Tambahan Kuota Nikel 25 Juta Ton untuk Weda Bay
-
Kuota Tak Hangus vs Jaringan Padat, Dilema Besar di Balik Putusan MK
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Diaspora Indonesia Kembangkan Kuliner Nusantara di Belanda Bersama BNI
-
Timnas Indonesia Wajib Waspada, Mesin Gol JDT Selangkah Lagi Bela Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Said Iqbal ke DPR: Jangan Bahas RUU Ketenagakerjaan Tengah Malam Seperti Omnibus Law!
-
Tarif Transportasi Jakarta saat HUT RI Direvisi, dari Rp1 Jadi Rp8
-
5 Parfum Pria Tahan Lama untuk Kerja Outdoor dan Berkeringat, Anti Bau Matahari
-
Buruh Tolak Pesangon Murah, DPR Didesak Cabut 3 PP Turunan Omnibus Law
-
Tema dan Logo Hari Pramuka 2026, Peringatan ke-65 Gerakan Pramuka
-
Susunan Upacara Hari Pramuka 2026, Lengkap dari Persiapan hingga Pembubaran
-
Setelah Lama Berfluktuasi, Harga Karet Kini Hampir Menyentuh Rp40 Ribu per Kg
-
Ulasan Kapan Nanti: Delapan Kisah Surealis tentang Trauma dan Kepahitan Hidup