Tekno / Gadget
Selasa, 25 Agustus 2026 | 09:22 WIB
Logo Apple. [Unsplash]
Baca 10 detik
  • Bocoran foto memperlihatkan Apple menggunakan chip M5 sebagai otak server Private Cloud Compute untuk pemrosesan AI.
  • Perangkat keras server Apple dirancang secara modular dengan modul komputasi yang dapat dilepas dan diganti saat sistem beroperasi.
  • Penggunaan chip M5 bertujuan mengombinasikan performa tinggi dan efisiensi untuk menangani beban AI secara padat di infrastruktur cloud.

Suara.com - Apple tampaknya tidak hanya mengandalkan chip buatannya untuk perangkat seperti iPhone dan Mac. Bocoran terbaru memperlihatkan indikasi bahwa chip M5 juga digunakan sebagai otak server Private Cloud Compute (PCC), infrastruktur yang dirancang Apple untuk menjalankan pemrosesan AI di cloud dengan tetap mengutamakan privasi pengguna.

Foto yang beredar di media sosial memperlihatkan perangkat keras server Apple dalam bentuk rack-mount. Di dalamnya terdapat sejumlah modul komputasi yang dipasang pada papan bergaya PCIe dan dirancang agar dapat dilepas serta diganti ketika sistem tetap beroperasi alias hot-swap.

Pada salah satu modul, terlihat paket chip yang disebut sebagai M5. Papan tersebut juga dilengkapi rangkaian VRM dan konektor tepi berwarna emas yang terhubung ke backplane server.

Server Apple Dibuat Modular

Struktur perangkat yang terlihat dalam foto menunjukkan pendekatan berbeda dari server konvensional.

Salah satu diagram layanan di dalam sasis mencantumkan 14 posisi papan, masing-masing dengan nomor komponen Apple atau APN berbeda. Sementara itu, modul komputasi disusun berjajar pada carrier bars, dengan satu batang menampung hingga delapan papan.

Susunan tersebut mengindikasikan bahwa Apple kemungkinan merancang sistem PCC agar komponen komputasi dapat diganti di lapangan tanpa harus mengganti satu server secara keseluruhan.

Namun, belum dapat dipastikan apakah foto tersebut menunjukkan konfigurasi final yang digunakan Apple atau masih merupakan perangkat tahap rekayasa maupun pra-produksi.

Kenapa Apple Pakai Chip M5 untuk Server AI?

Baca Juga: Makin Canggih tapi Jangan Terlalu Percaya, 92 Ribu Serangan Menyamar sebagai Layanan AI

Jika bocoran ini benar, pendekatan Apple cukup menarik karena M5 bukan chip server konvensional, sebagaimana melansir dari laman Gizmochina, Selasa (25/8/2026).

Apple memang memiliki chip dengan kemampuan komputasi lebih tinggi, seperti M3 Ultra, tetapi M5 menawarkan kombinasi performa dan efisiensi yang memungkinkan lebih banyak unit dipasang dalam ruang server yang terbatas.

Artinya, Apple tampaknya tidak mengejar performa satu chip semata. Perusahaan bisa membangun kumpulan chip yang bekerja secara padat untuk menangani beban pemrosesan AI.

Pendekatan ini juga sejalan dengan konsep Private Cloud Compute. Apple membawa filosofi pemrosesan AI di perangkat ke lingkungan cloud, sehingga permintaan yang membutuhkan kemampuan komputasi lebih besar dapat diproses menggunakan infrastruktur server tanpa sepenuhnya mengandalkan perangkat pengguna.

Private Cloud Compute Jadi Infrastruktur AI Apple

Private Cloud Compute merupakan bagian penting dari strategi Apple dalam menjalankan fitur AI yang membutuhkan sumber daya lebih besar daripada yang tersedia di perangkat.

Alih-alih menggunakan prosesor server umum, Apple tampaknya memilih silicon kelas perangkat buatannya sendiri untuk membangun infrastruktur tersebut.

Bocoran Private Cloud Compute Apple. [X]

Jika penggunaan M5 dalam server PCC nantinya terkonfirmasi, langkah ini menunjukkan bahwa Apple ingin mengontrol lebih banyak bagian dari ekosistem AI-nya, mulai dari chip, perangkat, hingga infrastruktur cloud yang menjalankan pemrosesan AI.

Foto yang beredar memang belum cukup untuk memastikan konfigurasi akhir server PCC. Namun, jika perangkat tersebut benar menggunakan M5, Apple tampaknya sedang membangun server AI dengan filosofi yang sama seperti perangkatnya, yakni chip sendiri, desain terintegrasi, efisiensi tinggi, dan fokus kuat pada privasi.

Load More