Tekno / Sains
Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:40 WIB
ilustrasi organ pernapasan (magnific/brgfx)
Baca 10 detik
  • Sistem pernapasan manusia terdiri dari organ utama seperti hidung, laring, trakea, bronkus, dan paru-paru.
  • Organ-organ pernapasan tersebut berfungsi menyaring, menghangatkan, serta mengalirkan udara luar menuju ke dalam tubuh manusia.
  • Alveolus di dalam paru-paru melakukan pertukaran oksigen dan karbon dioksida melalui mekanisme inspirasi dan ekspirasi.

Bronkus kemudian bercabang lagi menjadi bronkiolus yang semakin kecil. Cabang-cabang ini menyalurkan udara hingga ke bagian terdalam paru-paru.

6. Paru-paru dan Alveolus

Paru-paru adalah organ utama pernapasan. Di dalamnya terdapat jutaan alveolus, kantung udara kecil yang dilapisi pembuluh darah kapiler.

Di sinilah terjadi pertukaran gas: oksigen masuk ke darah dan karbon dioksida keluar dari darah.

Cara Kerja Sistem Pernapasan

Proses pernapasan terdiri dari dua tahap utama: inspirasi (menghirup) dan ekspirasi (menghembuskan). Saat inspirasi, diafragma berkontraksi dan turun, otot antar tulang rusuk mengangkat tulang rusuk, sehingga rongga dada membesar dan tekanan di dalam paru-paru menurun.

Akibatnya, udara luar masuk. Saat ekspirasi, diafragma dan otot relaksasi, rongga dada mengecil, tekanan meningkat, dan udara keluar.

Pertukaran gas terjadi secara difusi di alveolus. Oksigen berdifusi ke dalam darah karena kadarnya lebih tinggi di alveolus, sementara karbon dioksida berdifusi ke luar karena kadarnya lebih tinggi di darah. Darah yang kaya oksigen kemudian diedarkan ke seluruh tubuh oleh jantung.

Secara keseluruhan, sistem pernapasan bekerja secara otomatis diatur oleh pusat pernapasan di otak yang sensitif terhadap kadar karbon dioksida dan pH darah. Meskipun demikian, kita juga bisa mengontrol napas secara sadar, misalnya saat berbicara atau berenang.

Load More