Satu Mobil, Beda Titik Jemput: Grab Group Ride Diklaim Bisa Hemat 54,6 Persen

Senin, 05 Oktober 2026 | 08:43 WIB
Fitur Group Ride. [Grab Indonesia]
BACA 10 DETIK
  • Grab Indonesia meluncurkan fitur Group Ride pada April 2026 untuk memfasilitasi perjalanan empat orang dalam satu pesanan.
  • Fitur ini mencatat peningkatan perjalanan lebih dari 30 kali lipat dalam lima bulan pertama dengan Jakarta sebagai pengguna tertinggi.
  • Group Ride menyediakan pengaturan titik jemput berbeda, tiga pilihan metode pembayaran, serta fitur keamanan terpadu bagi pengguna.

Fitur ini menyasar kebutuhan mobilitas yang beragam, mulai dari berangkat ke kantor, menghadiri rapat, hingga pulang atau melanjutkan aktivitas bersama setelah jam kerja.

Cara menggunakan fitur Group Ride. [Grab Indonesia]

Data Grab menunjukkan hampir tujuh dari 10 perjalanan Group Ride berlangsung pada hari kerja. Sekitar 54 persen perjalanan dilakukan pada waktu pulang kantor atau setelah selesai bekerja, ketika pengguna kerap melanjutkan aktivitas ke restoran, pusat perbelanjaan, atau tempat berkumpul lainnya.

Ongkos Bisa Dibagi Rata atau Sesuai Rute

Selain mengatur perjalanan, Group Ride menawarkan tiga pilihan pembayaran yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan kelompok.

Pertama, seluruh ongkos dibayar oleh host. Kedua, tarif dibagi rata di antara anggota perjalanan. Ketiga, ongkos dibagi secara proporsional berdasarkan perhitungan rute masing-masing penumpang.

Pilihan ketiga berguna ketika penumpang memiliki titik jemput atau tujuan berbeda. Sebab, pembagian ongkos tidak selalu harus sama rata jika jarak perjalanan setiap orang juga berbeda.

Setiap anggota dapat melihat bagian tarif yang perlu dibayarkan melalui aplikasi sebelum perjalanan dimulai. Mekanisme ini membantu mengurangi kebutuhan menghitung dan menagih uang secara manual setelah sampai di tujuan.

“Group Ride memberikan fleksibilitas bagi pengguna untuk menentukan cara pembagian ongkos yang paling sesuai dengan kebutuhan perjalanan mereka, sekaligus membuat biaya yang harus dibayarkan setiap anggota lebih transparan sejak awal,” jelas Haekal.

Dengan pembagian biaya yang diketahui sejak awal, pengguna bisa menyepakati pengeluaran bersama tanpa perlu merekap ongkos satu per satu setelah perjalanan selesai.

Jakarta Jadi Pengguna Terbesar

Sejak diluncurkan, penggunaan Group Ride paling banyak berasal dari kota-kota besar. Jakarta menjadi kota dengan penggunaan tertinggi, disusul Bali, Bandung, dan Surabaya.

Marketing Director Grab Indonesia, Asep Haekal memperkenalkan fitur Group Ride di Jakarta, belum lama ini. [Grab Indonesia]

Grab juga mencatat sekitar 32 persen perjalanan Group Ride dilakukan oleh pengguna yang sebelumnya sudah lama tidak menggunakan aplikasi Grab atau belum pernah menggunakan GrabCar.

Angka tersebut mengindikasikan perjalanan bersama berpotensi menjadi salah satu cara bagi Grab untuk memperkenalkan layanan GrabCar kepada pengguna baru maupun pengguna yang kembali aktif.

Haekal mengatakan Group Ride mulai menjadi bagian dari mobilitas harian masyarakat perkotaan, terutama pekerja yang bepergian bersama setelah jam kerja.

“Group Ride telah menjadi bagian dari mobilitas sehari-hari pengguna di kota-kota besar, terutama bagi pekerja yang bepergian bersama setelah bekerja, baik untuk pulang ke rumah maupun melanjutkan aktivitas bersama,” ujarnya.

Fitur Keamanan Tetap Tersedia

Untuk mendukung kenyamanan perjalanan, host dan anggota Group Ride tetap dapat mengakses Safety Centre serta menerima notifikasi Trip Monitoring, sesuai fitur yang tersedia di aplikasi.

Grab juga menyarankan pengguna membagikan tautan undangan hanya kepada orang yang dikenal atau dipercaya. Sebelum menyelesaikan pemesanan, seluruh anggota sebaiknya memastikan titik jemput, tujuan, urutan rute, dan pilihan pembayaran sudah sesuai.

Setelah pemesanan selesai dan Mitra Pengemudi dialokasikan, perubahan detail perjalanan mengikuti ketentuan yang berlaku di aplikasi.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com