- Pengguna iPhone Duo melaporkan retakan layar dan garis terang di area lipatan sejak akhir Oktober 2026.
- Apple mengakui masalah layar tersebut dan menyediakan layanan penggantian perangkat melalui program AppleCare bagi konsumen terdampak.
- Samsung menyindir masalah layar iPhone Duo di berbagai negara untuk menonjolkan pengalaman pembuatan ponsel lipatnya.
Keunggulan Samsung juga didukung oleh keterlibatannya dalam rantai pasok teknologi layar lipat. Samsung Display menjadi salah satu pemasok utama panel OLED fleksibel dan kaca ultra-tipis yang digunakan dalam industri smartphone lipat.
Galaxy Fold8 Diunggulkan dari Sisi Desain
Selain menyinggung ketahanan layar iPhone Duo, Samsung turut menonjolkan desain Galaxy Fold8 yang diklaim lebih tipis dan ringan dibandingkan ponsel lipat pertama Apple tersebut.
Strategi ini memperlihatkan bagaimana Samsung memanfaatkan persoalan yang dialami Apple untuk memperkuat posisi produknya di segmen smartphone lipat.
Bagi Samsung, pengalaman mengembangkan perangkat lipat selama beberapa generasi menjadi nilai jual yang sulit diabaikan.
Meski demikian, masalah layar pada sejumlah unit iPhone Duo belum tentu menggambarkan kualitas seluruh perangkat.
Apple juga berpeluang memperbaiki desain engsel dan struktur layar melalui pembaruan pada generasi berikutnya.
Namun, kemunculan kasus Crackgate sejak awal pemasaran tentu menjadi tantangan tersendiri bagi Apple.
Terlebih, perusahaan baru pertama kali memasuki pasar ponsel lipat ketika para pesaingnya sudah memiliki pengalaman bertahun-tahun mengembangkan teknologi tersebut.
Pada akhirnya, persaingan ponsel lipat tidak hanya ditentukan oleh desain yang tipis, spesifikasi kamera, atau kecanggihan fitur.
Ketahanan layar dan engsel dalam penggunaan sehari-hari juga menjadi faktor penting yang menentukan kepercayaan konsumen.