Banjir Luapan Dua Sungai Rendam 17 Desa di Aceh Barat

Senin, 02 November 2026 | 08:00 WIB
Foto udara sejumlah rumah warga terendam banjir di Desa Napai, Kecamatan Woyla Barat, Aceh Barat, Aceh, Minggu (1/11/2026). [ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/wsj]
Warga berjalan melintasi banjir yang merendam sejumlah kawasan di Desa Blang Cot Rubek, Kecamatan Woyla Barat, Aceh Barat, Aceh, Minggu (1/11/2026). [ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/wsj]
Seorang ibu dan anaknya berusaha menembus banjir yang merendam kawasan rumahnya di Desa Blang Cot Mameh, Kecamatan Woyla Barat, Aceh Barat, Aceh, Minggu (1/11/2026). [ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/wsj]
Foto udara sejumlah rumah warga terendam banjir di Desa Napai, Kecamatan Woyla Barat, Aceh Barat, Aceh, Minggu (1/11/2026). [ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/wsj]

Suara.com - Foto udara sejumlah rumah warga terendam banjir di Desa Napai, Kecamatan Woyla Barat, Aceh Barat, Aceh, Minggu (1/11/2026). Banjir yang disebabkan hujan serta meluapnya Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Meureubo dan Krueng Woyla mengakibatkan ratusan rumah warga terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 50 hingga 100 cm.

Banjir meluas ke 17 desa yang tersebar di empat kecamatan, yakni Pante Ceureumen, Woyla Barat, Arongan Lambalek, dan Sungai Mas. Ketinggian air di sejumlah wilayah mencapai 50 hingga 100 sentimeter.

BPBD Aceh Barat mengerahkan tim gabungan untuk menangani banjir. Di Desa Sikundo, banjir menggerus badan jalan dan pagar sekolah, sementara satu rumah di Desa Geudong dilaporkan rusak pada bagian pondasinya.

Debit air di sejumlah sungai masih tinggi hingga Minggu. Warga yang tinggal di bantaran sungai dan wilayah hilir diminta meningkatkan kewaspadaan karena hujan masih berlangsung dan potensi luapan susulan tetap ada. [ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/wsj]

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com