Suara.com - Kue mangkok adalah penganan yang terbuat dari tepung beras, tepung terigu dan tapai singkong yang dimasak dengan cara dikukus. berbentuk seperti mangkok dan mekar pada ujungnya. Kue mangkok merupakan salah satu kue basah yang populer di Indonesia. Kue yang biasa dijual di pasar tradisional ini diperkenalkan oleh imigran dari Tiongkok selatan, yang kemudian mengalami indigenisasi. -wikipedia.com-
Resep lengkap bagaimana cara membuat Kue Mangkok dapat dilihat di bawah:
Bahan:
75 gram gula pasir
75 gram tepung beras
50 gram tape singkong matang dan empuk
1 sdm tepung terigu
1/2 sdt baking powder
1/2 sdt ragi instan
125 ml air
Pewarna makanan sesuai selera
Cara Membuat:
1. Rebus air bersama gula hingga larut (tidak perlu hingga mendidih), kemudian diamkan dan sisihkan.
2. Siapkan mangkuk berukuran agak besar, kemudian masukkan tepung beras, tepung terigu dan tape singkok yang telah dihaluskan. Masukkan juga larutan air dan gula tadi, kemudian aduk hingga tercampur rata.
3. Tambahkan ragi instan ke dalam adonan dan aduk kembali hingga tercampur rata. Pastikan adonan agak sedikit encer, kemudian diamkan adonan selama 30 menit.
4. Setelah adonannya agak sedikit berbuih, aduk sebentar agar buih yang terdapat pada adonan menghilang, kemudian masukkan baking powder dan aduk kembali hingga tercampur rata.
5. Tambahkan sedikit pewarna favorit anda ke dalam adonan.
6. Panaskan panci kukusan hingga mengeluarkan uap, tuangkan adonan ke dalam cetakan kue mangkok, kemudian masukkan cetakan ke dalam panci kukusan.
7. Tutup rapat panci pengukus menggunakan serbet, kemudian kukus selama 10 menit.
8. Jika sudah matang, angkat panci pengukus, keluarkan kue dari cetakan.
9. Kue mangkok siap disantap bersama keluarga tercinta selagi hangat.
Selamat mencoba.
Video ini bekerja sama dengan masak.tv
Tag
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Hasil Tes Urine Sopir Calya Ugal-ugalan Bersih Zat Adiktif, Tapi Ditemukan Benda Ini di Mobil
-
Polisi Hentikan Laporan Yoni Dores, Lesti Kejora Tak Terbukti Langgar Hak Cipta
-
Lagu Cicak-cicak di Dinding Untuk Film Horor, Joko Anwar: Yakin Itu Lagu Anak?
-
Fenomena Rakyat Menentang MBG, Justru Disebut Lawan HAM?
-
DPRD DIY Protes Dana Desa Dipangkas untuk Koperasi Merah Putih, Infrastruktur Desa Terancam
-
Suami Diminta Kembalikan Beasiswa LPDP, Rupanya Dwi Sasetyaningtyas Punya Gurita Bisnis
-
Bukan Cuma Isu! King Nassar Akui Ipar Syahrini Cocok Jadi Pasangan, Ini Alasannya
-
Detik - Detik Kapal Feri di Kaltim Tenggelam, Mobil dan Ayam Ikut Karam
-
Siapa Cut Rizki? Banjir Hujatan karena Ucapan Kontroversial tentang Sahur
-
"Bukan Pemerintah!" Dirut Agrinas Lantang Soal Impor Pikap: Kami Setia pada Negara, Bukan Individu