Suara.com - Ratusan helai janur segar tertata acak di dalam rumah Nini Tarsih (64), warga RT 1 RW 1, Desa Karanglo, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas. Biasanya janur identik dengan ketupat, kerajinan tangan tradisional, dan lainnya.
Namun berbeda bagi warga Desa Karanglo, janur tersebut disulap menjadi terompet tradisional dengan berbagai macam ukuran yang digunakan untuk menyambut tahun baru.
"Tradisi membuat dan meniupkan terompet turutu sudah berlangsung secara turun temurun. Karena umurnya tidak bisa panjang, jadi warga sini membuat terompet beberapa hari menjelang pergantian tahun. Tapi dijamin ramah lingkungan karena bekas janur bekas terompet bisa teruarai dalam waktu sebentar," kata Nini Tarsih yang sehari-harinya menjual sovenir berbahan dasar bambu sejak tahun 1987.
Menurut Ni Tarsih, kegiatan tersebut sudah berlangsung puluhan tahun, hanya saja bahan yang digunakan berbeda. Dahulu saar Ni Tarsih masih bertani, terompet tersebut dibuat menggunakan bahan dasar jerami. Tapi seiring berjalannya waktu, ia mengajak tetangganya untuk turut merayakan pergantian tahun baru dengan membuat terompet berbahan dasar hasil alam yang bisa ditemui sekitar rumahnya.
"Kegiatan ini tentunya, juga sebagai upaya mengurangi ketergantungan anak terhadap gawai. Istilahnya mengisi waktu liburan anak-anak sini. Selain itu juga melatih anak agar terbiasa bersosialisasi secara langsung," kata Ibu beranak dua ini.
Video Editor: Heriyanto
Kontributor : Anang Firmansyah
Berita Terkait
-
Goyang Maut di Panggung Bundaran HI, Lia Ladysta Tak Lupa Kirim Doa buat Korban Bencana
-
Banyumas Punya 90.000 UMKM Raksasa: Inilah Rahasia Sukses Mereka yang Kini Siap Go Global!
-
Telkom Hadirkan Fasilitas Air Bersih bagi Masyarakat Adat Bonokeling di Banyumas
-
Ketimpangan Akses Sastra Jadi Sorotan, BIL Fest Hadir sebagai Ruang Literasi Inklusif di Banyumas
-
Jalan Panjang Banyumas Bangkit dari Tumpukan Sampah, Kini Justru Hemat Anggaran
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
Terkini
-
10 Hal Mengejutkan dari Mazda CX-60 Sport, Meski "Entry-Level" Ternyata Mewah!
-
Ditanya Jaksa, Ammar Zoni Akui Pernah Isap Ganja di Penjara
-
Hotman Paris Sentil Podcaster Jago Selingkuh, Doktif Blak-blakan: Itu DRL!
-
Prabowo Komentari Podcast di Sosial Media: Banyak Pakar Bicara Asal
-
Doktif Bersyukur Richard Lee Tersangka, Minta Polisi Segera Lakukan Penahanan
-
Kampanye Sekian Tahun, Prabowo Konsisten Fokus pada Swasembada Pangan
-
Singgung Pihak yang Nyinyir, Prabowo: Kita Akan Bekerja dengan Bukti
-
Film Timur: Misi Penyelamatan Sandera di Hutan Papua, Taruhan Nyawa Demi Harga Diri!
-
Strategi KB Bank Mengejar Posisi 10 Bank Terbesar
-
Berhasil Lewati Masa Terberat dalam Hidup, Semangat Baru ODHIV di Tahun 2026