Suara.com - Pasangan ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan hanya ingin menikmati pertandingan di All England 2020.
Status juara bertahan tak ingin dijadikan keduanya sebagai beban.
Hendra/Ahsan datang ke turnamen bulutangkis tertua di dunia itu dengan status juara bertahan.
Tahun lalu, pasangan berjuluk The Daddies itu berdiri di podium tertinggi setelah menundukkan Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia).
"Pola pikir kami sih bisa menikmati pertandingan saja. Kami tak pikirkan harus bisa mempertahankan gelar juara. Step by step saja," ujar Ahsan ditemui di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta, Kamis (5/3/2020).
Kendati ingin tampil tanpa beban, Hendra/Ahsan tetap memiliki target minimal di All England 2020.
Demi mempertahankan peringkat dua dunia, The Daddies bidik lolos ke semifinal.
"Biasa, kami ingin bisa masuk semifinal dahulu. Kami pikir itu target paling realistis," tutur Hendra Setiawan.
Di All England 2020, Hendra/Ahsan menjadi unggulan kedua. Di babak pertama, mereka sudah ditunggu pasangan Jepang, Akira Koga/Taichi Saito.
All England 2020 akan berlangsung di Arena Birmingham, Inggris, pada 11-15 Maret mendatang.
Video Editor: Dewi Yuliantini
Berita Terkait
-
Ada yang Tembus Semifinal, PBSI Apresiasi Pebulu Tangkis Muda di All England 2026
-
Gagal Penuhi Target di All England 2026, PBSI Evaluasi Tim Indonesia
-
All England 2026: Dapat Pelajaran Berharga, Raymond/Nikolaus Ingin Tiru Pasangan Korsel
-
All England 2026: Tanpa Status Unggulan, Ganda Campuran Buat Kejuaran dengan Meraih Juara
-
All England 2026: Setelah 9 Final Gagal, Wang Zhi Yi Akhirnya Taklukkan An Se-young
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Cek Fakta: Rudal Iran Melewati Langit Saudi Menuju Israel, Benarkah?
-
Pemprov Bali Lepas 698 Jamaah Calon Haji, Tekankan Jalin Kerukunan
-
Timnas Indonesia U-17 Tak Takut Hadapi Jepang, China dan Qatar di Piala Asia
-
Pakai Adat Jawa, Mahar Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju Gunakan Poundsterling
-
El dan Syifa Hadju Resmi Menikah, Habib Usman Ungkap Suasana Akad
-
Viral Warung Mie Babi Didemo, Pemilik Tetap Bertahan dan Tuai Dukungan
-
Tak Disangka, Penggalian Septic Tank Berujung Penemuan Batu Bara di Teras Rumah
-
Balita Dikunci di Kamar Mandi: Kisah di Balik Pintu Daycare Little Aresha Yogyakarta
-
KPK Bongkar SDB Pejabat Bea Cukai, Sita Emas dan Valas Rp2 Miliar
-
Tak Cuma Ambulans, Damkar Sleman Juga Jadi Korban Order Fiktif Pinjol