Sport / Raket
Senin, 09 Maret 2026 | 10:45 WIB
Pebulu tangkis tunggal putri China Wang Zhiyi ketika menjuarai All England 2026. (Dok. Badminton England)
Baca 10 detik
  • Wang Zhi Yi dari China menjuarai All England Open 2026 setelah mengalahkan An Se-young pada final di Birmingham, Inggris.
  • Kemenangan ini menghentikan dominasi An Se-young; Wang menang dua gim langsung dengan skor 21-15 dan 21-19.
  • Ini adalah kemenangan final pertama Wang atas An setelah sembilan kekalahan sebelumnya dalam berbagai partai final turnamen.

Suara.com - Pebulu tangkis tunggal putri China, Wang Zhi Yi, akhirnya berhasil menghentikan dominasi pemain Korea Selatan An Se-young setelah menjuarai All England Open 2026 di Utilita Arena Birmingham, Birmingham, Inggris, Minggu (8/3/2026).

Wang memastikan gelar juara setelah menaklukkan An Se-young dengan skor 21-15, 21-19 dalam laga final yang mempertemukan peringkat satu dan dua dunia tersebut.

Kemenangan ini terasa istimewa bagi Wang karena menjadi keberhasilannya yang pertama mengalahkan An dalam partai final setelah sebelumnya sembilan kali gagal mengatasi pemain Korea Selatan itu.

Hasil tersebut juga memperbaiki catatan pertemuan keduanya. Wang kini mengoleksi lima kemenangan dari total 23 pertemuan, sementara An masih unggul dengan 18 kemenangan.

Empat kemenangan Wang sebelumnya atas An terjadi pada semifinal Badminton Asia Championships 2022, babak kedua China Masters 2023, final Denmark Open 2024, serta final BWF World Tour Finals 2024.

Setelah itu, Wang selalu mengalami kekalahan dari An, termasuk dalam sembilan final turnamen individu dan satu final Sudirman Cup 2025.

Kemenangan ini sekaligus menjadi pembalasan atas kekalahan Wang pada final All England tahun sebelumnya, ketika ia takluk dengan skor 21-13, 18-21, 18-21.

Pada awal pertandingan, An langsung mengambil inisiatif dengan memimpin cepat 3-0. Namun Wang mampu merespons melalui permainan cepat di depan net hingga berbalik unggul 6-3.

Pertandingan kemudian berlangsung sengit dengan reli-reli panjang yang menguras stamina kedua pemain. Wang berhasil mempertahankan momentum hingga memimpin 11-6 saat interval gim pertama.

Baca Juga: All England 2026: Kim Won-ho/Seo Seung-jae Pertahankan Gelar, Sikat Wakil Malaysia di Final

Selepas jeda, pemain China tersebut tampil semakin agresif dan memperlebar keunggulan menjadi 15-8. Meski An mencoba mengejar, Wang tetap mengendalikan permainan hingga menutup gim pertama dengan skor 21-15.

Pada gim kedua, duel berlangsung jauh lebih ketat. An sempat berbalik unggul 9-6 setelah memanfaatkan beberapa kesalahan Wang.

Namun Wang mampu bangkit dan mengejar ketertinggalan sebelum akhirnya memimpin tipis 11-10 saat interval.

Setelah jeda, kedua pemain kembali terlibat pertarungan sengit melalui reli-reli panjang. An bahkan sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 19-20, tetapi Wang tetap tenang pada poin-poin krusial dan memastikan kemenangan 21-19 untuk meraih gelar All England pertamanya.

(Antara)

Load More