Suara.com - Seiring penyebaran wabah atau pandemi corona Covid-19 yang terus meluas hingga jumlah pasien pun terus bertambah, kiprah sekaligus nasib tenaga medis termasuk para perawat pun menjadi perhatian. Banyak sudah yang melontarkan kekaguman, menyebut mereka pahlawan, bahkan menciptakan lagu; sementara tak sedikit pula yang merasa khawatir dengan posisi rentan para tenaga medis tersebut.
Yang khawatir ini pun ada dua sisi: pertama, mereka yang mengkhawatirkan nasib para tenaga medis yang rentan tertular, apalagi dengan kenyataan bahwa memang sudah ada beberapa dokter yang jadi korban dan wafat karenanya. Namun kedua, ada sisi lain pula yang justru khawatir ketika tahu ada tenaga medis atau perawat pasien corona di lingkungannya, lantaran stigma bahwa tenaga medis berpotensi jadi pembawa virus itu.
Lantas, bagaimana sebenarnya perasaan, sekaligus juga suka-duka dan pengalaman sehari-hari seseorang seperti Maulia Hindun Audhah, perawat di Rumah Sakit Penyakit Infeksi atau RSPI Sulianti Saroso, Jakarta, bekerja di tengah pandemi corona ini? Secara eksklusif kepada wartawan Suara.com yang berkesempatan menemuinya baru-baru ini, Maulia tanpa ragu menyampaikan ceritanya. Berikut petikan wawancara singkat dengannya.
Video Editor: Sulistyo Jati K
Catatan Redaksi: Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang benar soal virus corona Covid-19, sila hubungi Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081212123119.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Puasa Bikin GERD Kambuh? Dokter Penyelamat Deddy Corbuzier Ungkap Faktanya
-
Anak Tewas di Tangan Ibu Tiri, Lisnawati Cari Keadilan untuk Nizam
-
Profil Jasper Jeffers, Jenderal yang Ditunjuk Amerika Serikat Pimpin ISF di Gaza
-
Tegaskan MBG Tidak Dibagikan Saat Sahur, Ini Jadwal Penyaluran Selama Ramadan
-
Pemerintah: Tarif Trump ke Produk RI Masih Berpeluang Direvisi
-
Pakar UI Ingatkan Indonesia Waspadai 'Akal Bulus' Israel dalam Rekonstruksi Gaza
-
Alumni LPDP Bangga Anak Bukan WNI, Melaney Ricardo Beri Sindiran Keras
-
Drama Kasus Tual: Kenapa Kapolda Maluku Kejar Tenggat Waktu Pelimpahan Berkas Bripda Siahaya?
-
MUI: Kalau Barang Amerika Masuk Tanpa Label Halal Jangan Dibeli!
-
Kontrak Freeport Diperpanjang, Bahlil: Saham Indonesia Jadi 63 Persen Pada 2041