Suara.com - Tiga lumba-lumba hidung botol dilepasliarkan di Bali pada Sabtu (3/9) oleh Pusat Rehabilitasi ‘Umah Lumba’ yang didirikan oleh LSM Dolphin Project dan Pemerintah Indonesia. Lumba-lumba ini diselamatkan 10 tahun lalu di sebuah kolam renang hotel yang ‘terbengkalai’.
Sebelumnya mereka bekerja sebagai hewan sirkus keliling selama bertahun-tahun. Saat lumba-lumba dijadikan hewan sirkus keliling, mereka diangkut dari kota ke kota dan disimpan di dalam air mengandung klorin, diisolasi dan dipaksa berinteraksi dengan turis, sering kali menyebabkan cedera. “Di banyak negara, lumba-lumba dimiliki oleh (institusi pemilik) akuarium.
Di Indonesia, lumba-lumba dimiliki oleh Kementerian (LHK). Jadi, jika Kementerian (LHK) sewaktu-waktu melihat ada masalah dengan hewan di penangkaran, mereka bisa langsung menyitanya,” ujar Lincoln O’Barry, Koordinator Kampanye Dolphin Project. Setelah lumba-lumba yang bernama Johnny, Rocky dan Rambo itu dilepasliarkan, mereka sempat muncul kembali di cagar alam ‘Umah Lumba’. Namun kemudian menghilang kembali ke lautan lepas. (Youtube VOA Indonesia)
Berita Terkait
-
Hampir Terpeleset dalam Perburuan Gelar, Lefundes Puji Mental Baja Borneo FC
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
Siasat di Balik Dubai Baru di Bali, Surga Pajak Buat Para Orang Super Kaya
-
Militer AS Punya Program Lumba-Lumba Militer, Isu di Selat Hormuz Jadi Sorotan
-
Soal Masa Depan Wisata RI, Triawan Munaf: Tak Ada Lagi Sistem Pemesanan yang Terfragmentasi
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
Terkini
-
Kondisi Terkini Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara yang Bongkar Kasus Ferdy Sambo
-
Belanja Susu dan Buah Wakil Wali Kota Tembus Rp228 juta, Anggaran Pemkot Banjarmasin Viral
-
Loloskan Motor Listrik MBG, Purbaya Copot Dirjen Anggaran Luky Alfirman
-
Beda Dari Covid dan Influenza, Ini Kata WHO Tentang Penularan Hantavirus
-
Tuai Kritik! Viral Ketua DPRD Kepri Santai Naik Moge Tanpa Helm di Batam
-
Bobotoh Pesta Kemenangan di Bandung Pasca Persib Bungkam Persija 2-1
-
Polisi Amankan 321 WNA dari Penggerebekan Markas Judol di Hayam Wuruk Jakbar
-
Beda dari Negara Lain, Nonton Konser Westlife di Jakarta Bisa Bawa Pulang Gelang LED Eksklusif
-
Tentara Bubarkan Nobar Film 'Pesta Babi' di Ternate, Apa Alasan TNI?
-
Sultan Brunei Tampil Sederhana Saat Wisuda Anak, Netizen Soroti Jam Miliaran