Suara.com - Anggota Komisi I DPR RI Effendi Simbolon menegaskan kembali bahwa dirinya sudah melakukan komunikasi via WhatsApp dengan KSAD Jenderal Dudung Abdurachman. Komunikasi ini terkait keinginan Effendi menemui Dudung untuk meminta maaf.
Hal itu sebagai penegasan atas respons Dudung yang mengaku belum menerima pesan masuk. Diketahui keduanya menjadiber polemik usai ucapan Effendi "TNI mirip gerombolan" viral dan kemudian direspons Dudung.
Effendi bahkan memperlihatkan chat WhatsApp dengan Dudung usai dirinya keluar dari ruang Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR. Effendi mengatakan ia belum juga menerima respons dari Dudung.
"Ya saya WA kan belum direspons," kata Effendi yang kemudian memperlihatkan layar ponsel ke kamera awak media.
Terpantau Effendi memang mengirimkan pesan kepada Dudung. Tetapi tampak dari pantauan, terlihat pesan itu hanya ceklis satu.
"Selamat pagi Jenderal. Mohon waktu bertemu," tulis Effendi disertai ucapan terima kasih dan akronim nama dirinya serta emoticon hati dan bendera merah putih.
Reporter/Video Editor: Sabrina Hamdi/Eko Hendra
Berita Terkait
-
Siap-Siap! Posan Tobing Bakal Guncang GBK Hingga Luar Negeri Lewat Tur Musik 'Road to 165'
-
Munas V IKAL Lemhannas Tetapkan Jenderal Dudung Jadi Ketum
-
Berapa Gaji AKP Hafiz Prasetia Akbar? Menantu Jenderal Andika Perkasa Jadi Kapolsek Geger
-
Dugaan Korupsi Pengadaan Rumah Prajurit TNI AD, KPK Turun Tangan Jika...
-
Timothy Ronald Ejek Orang Nge-gym, Pendidikan Deddy Corbuzier hingga Ade Rai Lebih Mentereng
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
Terkini
-
Pramono Anung Terapkan WFA ASN, Ini Ketentuannya
-
Momen Hangat Presiden Prabowo Sambut SBY hingga Jokowi di Istana Negara
-
Dari Jalanan ke Galeri: Pameran Street Art Tidak Ada Makan Siang Hari Ini di EDSU House
-
Eks Suami Cucu Mpok Nori Sempat Ancam Bunuh Diri Gegara Ogah Pisah
-
Sang Kakak Ungkap Pertimbangan Jenazah Cucu Mpok Nori Ditumpuk
-
Tangis Keluarga Pecah di Makam Cucu Mpok Nori yang Dibunuh eks Suami
-
Kondisi TKP Kontrakan Cucu Mpok Nori yang Diduga Dibunuh eks Suami, Barang-barang Masih Berantakan
-
Bukan Hanya Mudik! Inilah Sederet Tradisi Idul Fitri Paling Unik di Indonesia
-
Mencicipi Sop Buntut Cut Meutia, Kuliner Legendaris dengan Rasa Otentik | SERASA
-
PDIP Soroti Pelaksanaan Mudik 2026, Indonesia Masih di Bawah China