Suara.com - Anggota Komisi I DPR RI Effendi Simbolon menegaskan kembali bahwa dirinya sudah melakukan komunikasi via WhatsApp dengan KSAD Jenderal Dudung Abdurachman. Komunikasi ini terkait keinginan Effendi menemui Dudung untuk meminta maaf.
Hal itu sebagai penegasan atas respons Dudung yang mengaku belum menerima pesan masuk. Diketahui keduanya menjadiber polemik usai ucapan Effendi "TNI mirip gerombolan" viral dan kemudian direspons Dudung.
Effendi bahkan memperlihatkan chat WhatsApp dengan Dudung usai dirinya keluar dari ruang Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR. Effendi mengatakan ia belum juga menerima respons dari Dudung.
"Ya saya WA kan belum direspons," kata Effendi yang kemudian memperlihatkan layar ponsel ke kamera awak media.
Terpantau Effendi memang mengirimkan pesan kepada Dudung. Tetapi tampak dari pantauan, terlihat pesan itu hanya ceklis satu.
"Selamat pagi Jenderal. Mohon waktu bertemu," tulis Effendi disertai ucapan terima kasih dan akronim nama dirinya serta emoticon hati dan bendera merah putih.
Reporter/Video Editor: Sabrina Hamdi/Eko Hendra
Berita Terkait
-
Dituding Jadi Aktor Intelektual Demo Tolak MBG, PDIP Buka Suara: Mahasiswa Nggak Bisa Diperintah!
-
Kini Jadi 'Pesakitan', Tiyo Ardianto Diduga Terafiliasi Tim Pemenangan Ganjar Pranowo
-
Jenderal Dudung Masuk Kabinet Prabowo Sore Ini? Daftar 6 Orang Reshuffle Menteri
-
Siap-Siap! Posan Tobing Bakal Guncang GBK Hingga Luar Negeri Lewat Tur Musik 'Road to 165'
-
Munas V IKAL Lemhannas Tetapkan Jenderal Dudung Jadi Ketum
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Muncul Isu Perintah Awasi Gibran Buntut 'Mahasiswa Bayaran', Gerindra Tepis Ada Agenda Itu
-
Nasib Pegawai Hotel Sultan Terungkap! Pemerintah Mulai Pendataan dan Verifikasi
-
Datangi Kediaman Jokowi di Solo, Sespri Prabowo Rizky Irmansyah Jadi Sorotan
-
Kalimat 'Endasmu' dari Prabowo Muncul Usai Singgung Wartawan di Penas
-
Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah Imbas Rugi Terus
-
Istana Rilis 5 Calon Logo HUT 81 RI, Masyarakat Bisa Pilih Langsung
-
Vino G Bastian, Sigi Wimala, dan Rudi Soedjarwo Bicara Arti Kasih Sayang di Film Tanah Runtuh
-
Langkah Besar Menuju Damai, JD Vance Sebut Dialog AS - Iran Berjalan Positif
-
Guru Besar UMY: Masa Depan Politik Gibran Masih Bergantung pada Bayang-Bayang Jokowi
-
Kematian Dua Calon Pengelola Kopdes Saat Latihan Dasar Militer, Pemerintah: Program Tetap Lanjut