Entertainment / Music
Minggu, 22 Februari 2026 | 08:48 WIB
Posan Tobing dan Effendi Simbolon dalam konferensi pers di Smesco Tower, Jakarta Selatan pada Kamis, 19 Februari 2026
Baca 10 detik
  • Posan Tobing menjadi promotor tur musik raksasa bertajuk Road to 165.
  • Tur maraton ini dijadwalkan berlangsung di lebih dari 160 kota dari Sabang sampai Merauke.
  • Setelah jeda Lebaran 2026, rombongan Road to 165 direncanakan kembali menyapa penggemar di berbagai daerah.

Suara.com - Musisi sekaligus produser kenamaan, Posan Tobing, kini tengah disibukkan dengan proyek berskala nasional.

Eks drummer Kotak yang kini berusia 42 tahun itu ditunjuk sebagai promotor tur musik raksasa bertajuk Road to 165.

Menggandeng Anak Ni Raja Production, Posan bertugas mengawal rangkaian konser yang akan menyambangi ratusan titik di Indonesia.

Tidak tanggung-tanggung, tur maraton ini dijadwalkan berlangsung di lebih dari 160 kota dari Sabang sampai Merauke.

Posan Tobing dan Effendi Simbolon dalam konferensi pers di Smesco Tower, Jakarta Selatan pada Kamis, 19 Februari 2026

Posan mengaku memikul tanggung jawab besar demi menjaga kualitas pertunjukan musik Batak di setiap panggungnya.

"Kami berusaha menghadirkan konser dengan kualitas maksimal, agar setiap kota merasakan semangat dan energi yang sama," tutur Posan Tobing ditemui di Smesco Tower, Jakarta Selatan pada Kamis, 19 Februari 2026.

"Musik Batak punya kekuatan menyatukan, dan itulah yang ingin kami bawa ke panggung," sambungnya menegaskan.

Sejauh ini, antusiasme penonton terlihat sangat tinggi saat acara sukses digelar di Surabaya, Semarang, dan Bandung.

Setelah jeda Lebaran 2026, rombongan Road to 165 direncanakan kembali menyapa penggemar di berbagai daerah lain.

Baca Juga: Krisis Idola Anak: Antara Cuan dan Tanggung Jawab Moral Industri Musik

Target utamanya adalah merayakan malam puncak di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) pada Oktober 2026.

Tak hanya di dalam negeri, gaung musik Batak ini rencananya akan dibawa terbang hingga ke Amerika Serikat dan Jerman.

Inisiatif ini diharapkan mampu mengukuhkan posisi musik daerah agar semakin disegani di industri musik internasional.

Load More