- Posan Tobing menjadi promotor tur musik raksasa bertajuk Road to 165.
- Tur maraton ini dijadwalkan berlangsung di lebih dari 160 kota dari Sabang sampai Merauke.
- Setelah jeda Lebaran 2026, rombongan Road to 165 direncanakan kembali menyapa penggemar di berbagai daerah.
Suara.com - Musisi sekaligus produser kenamaan, Posan Tobing, kini tengah disibukkan dengan proyek berskala nasional.
Eks drummer Kotak yang kini berusia 42 tahun itu ditunjuk sebagai promotor tur musik raksasa bertajuk Road to 165.
Menggandeng Anak Ni Raja Production, Posan bertugas mengawal rangkaian konser yang akan menyambangi ratusan titik di Indonesia.
Tidak tanggung-tanggung, tur maraton ini dijadwalkan berlangsung di lebih dari 160 kota dari Sabang sampai Merauke.
Posan mengaku memikul tanggung jawab besar demi menjaga kualitas pertunjukan musik Batak di setiap panggungnya.
"Kami berusaha menghadirkan konser dengan kualitas maksimal, agar setiap kota merasakan semangat dan energi yang sama," tutur Posan Tobing ditemui di Smesco Tower, Jakarta Selatan pada Kamis, 19 Februari 2026.
"Musik Batak punya kekuatan menyatukan, dan itulah yang ingin kami bawa ke panggung," sambungnya menegaskan.
Sejauh ini, antusiasme penonton terlihat sangat tinggi saat acara sukses digelar di Surabaya, Semarang, dan Bandung.
Setelah jeda Lebaran 2026, rombongan Road to 165 direncanakan kembali menyapa penggemar di berbagai daerah lain.
Baca Juga: Krisis Idola Anak: Antara Cuan dan Tanggung Jawab Moral Industri Musik
Target utamanya adalah merayakan malam puncak di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) pada Oktober 2026.
Tak hanya di dalam negeri, gaung musik Batak ini rencananya akan dibawa terbang hingga ke Amerika Serikat dan Jerman.
Inisiatif ini diharapkan mampu mengukuhkan posisi musik daerah agar semakin disegani di industri musik internasional.
Berita Terkait
-
Krisis Idola Anak: Antara Cuan dan Tanggung Jawab Moral Industri Musik
-
Posan Tobing Gaet Annisa Dalimunthe Rilis Single Baru, Sindir Para Musisi soal Krisis Lagu Anak
-
Doa dan Dukungan Posan Tobing atas Bencana Banjir Longsor di Tapanuli dan Sibolga
-
Tak Menyerah, Posan Tobing Bakal Ajukan Kasasi usai Kalah dari Gugatan terhadap Band Kotak
-
Gugatan Terhadap Kotak Gugur, Posan Tobing Damprat Cella Sebar Berita Bohong
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Fuji Geram Dituding Pelit dan Tak Royal ke Keluarga, Bongkar Bukti Transfer Fantastis
-
NCT Wish Kembali ke Indonesia, Siap Seru-seruan Bareng NCTzen di Konser 'INTO THE WISH'
-
Alyssa Cordes, Bule Jerman Diduga Pacar Baru Baskara Mahendra Berprofesi DJ
-
Bertahan Hidup dengan Jualan di Jalan, Intip Kondisi Kontrakan Sederhana Pak Tarno
-
Ogah Nangis Cuma-Cuma Usai Diselingkuhi, Pami Tagih 'Ganti Rugi' Lewat Lagu Cry Jar
-
Jelang Anniversary Pernikahan, Maxime Bouttier Fokus Atur Jadwal
-
Kisah Tragis di Wonosobo, Bocah Tertabrak Truk Saat Cari Ibunya ke Jalan Raya
-
Sahabat Sejati, Fajar Sadboy Ungkap Peran Amanda Manopo setelah Alami Kecelakaan
-
Detik-Detik Nathalie Holscher Jatuh dari Panggung, Berakhir di Pelukan Pria
-
Kronologi Fajar Sadboy Kecelakaan Tunggal, Kuku Lepas hingga Buat Keluarga Pingsan