Suara.com - Permainan lato-lato kembali populer di tengah masyarakat Indonesia, baik itu anak-anak hingga orang dewasa memainkannya. Di balik keseruan bermain lato-lato, ternyata ada bahaya yang mengintai anak-anak. Bahaya main lato-lato ini ternyata sudah dirasakan oleh seorang bocah laki-laki di Kubu Raya, Kalimantan Barat.
Bocah laki-laki berinisial AN itu terluka pada bagian matanya setelah terkena serpihan pecahan bola lato-lato. Kejadian tersebut terjadi di Kecamatan Sungai Raya, Kubu Raya, pada hari Selasa, 27 Desember 2022.
Saat itu, AN tengah bermain lato-lato di rumah temannya. Namun di tengah permainan, bola lato-lato pecah dan serpihannya mengenai mata bocah malang itu.
Atas kejadian itu, AN lalu dirujuk ke RSUD Soedarso Pontianak. Saat diperiksa dokter, AN tidak dapat membuka mata sebelah kanannya. Kemudian dia mendapatkan tindakan medis berupa operasi mata. Usai menjalani operasi saat ini kondisi kesehatan AN telah berangsur-angsur membaik. Meski demikian, penglihatan mata sebelah kanannya masih terganggu.
Voice Over/Video Editor: Alda/Welly
Berita Terkait
-
2 Alasan Helm Motocross Haram Buat Harian, Jangan Korbankan Keselamatan Demi Gaya
-
Indonesia Jadi Penjual Rokok Terbanyak ASEAN, Dokter Paru Ingatkan Dampak Serius Bagi Kesehatan
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Indonesia Diminta Tiru Thailand Dalam Antisipasi Virus Nipah
-
Ancaman Baru Virus Nipah: Tingkat Kematian 75%, Thailand Waspada, Apa Gejalanya?
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
DPRD DIY Protes Dana Desa Dipangkas untuk Koperasi Merah Putih, Infrastruktur Desa Terancam
-
Suami Diminta Kembalikan Beasiswa LPDP, Rupanya Dwi Sasetyaningtyas Punya Gurita Bisnis
-
Bukan Cuma Isu! King Nassar Akui Ipar Syahrini Cocok Jadi Pasangan, Ini Alasannya
-
Detik - Detik Kapal Feri di Kaltim Tenggelam, Mobil dan Ayam Ikut Karam
-
Siapa Cut Rizki? Banjir Hujatan karena Ucapan Kontroversial tentang Sahur
-
"Bukan Pemerintah!" Dirut Agrinas Lantang Soal Impor Pikap: Kami Setia pada Negara, Bukan Individu
-
Jadi Tersangka KPK, Gus Yaqut Jelaskan Perihal Pembagian Kuota Haji
-
Donald Trump Dihadapkan pada Tuntutan Pengembalian Dana Tarif Rp2.700 Triliun
-
DPR Minta Evaluasi LPDP, Usai Dwi Sasetyaningtyas Viral Ogah Anaknya Jadi WNI
-
Kasat Narkoba Toraja Utara Diduga Kantongi Rp13 Juta Per Minggu dari Bandar Narkoba