Suara.com - Inisiatif kelompok tani menjadi kunci pengembangan pertanian modern di Indonesia, khususnya screen house di daerah-daerah. Dimulai tahun 2019 lalu Kementerian Pertanian atau Kementan mulai menjalankan modernisasi pertanian.
Program besar dari Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian atau PSP Kementan ini menerapkan teknologi screen house atau smart green house yang disingkat SGH.
Pertanian dengan SGH menerapkan sekaligus menyematkan teknologi digital sebagai pengembangan pertanian modern. Teknologi SGH menjamin petani terlindung dari ancaman gagal panen akibat cuaca yang berubah-ubah.
Penggunaan pupuk dan air untuk nutrisi tanaman juga semakin terukur. Smart green house telah dibangun di sejumlah wilayah yang tersebar di Indonesia, Beberapa diantaranya daerah di Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Jawa Timur.
Bangunan SGH ini telah dibangun dengan partisipasi dari kelompok tani setempat. Di Bali tepatnya di Kabupaten Buleleng, bangunan SGH pun telah hadir.
Berita Terkait
-
Nyaris Pensiun 3 Kali, Gelandang Bali United Blak-blakan Temukan Surga Karier di Indonesia
-
Sinergi BRI dan TSDC Bali, UMKM Naik Kelas Melalui Digitalisasi dan LinkUMKM
-
BRI Dorong 14,98 Juta UMKM Naik Kelas, TSDC Bali Jadi Contohnya
-
TSDC Bali: Mengubah Serat Alam Menjadi Produk Fesyen Global dengan Dukungan BRI
-
Arus Mudik Membludak, Antrean ke Pelabuhan Gilimanuk Capai 40 Km
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
Paman Gibran, Anwar Usman Pamit dari MK: Ini Sidang Terakhir, Saya Mohon Maaf
-
Sambel Belut Gelut, Hidangan Langka yang Jadi Ide Kuliner dan Berbuka Puasa
-
Jaksa yang Tuntut Mati ABK Fandi Ramadhan Minta Maaf, Akui Jadi Bahan Evaluasi
-
Sederhana Banget! Penampilan Bupati Bulungan Syarwani Kontras dengan Gubernur Kaltim
-
Ragam Ide Parsel Lebaran: Simpel tapi Spesial
-
JK Minta Polisi Usut Tuntas Penyiraman Air Keras pada Aktivis KontraS Andrie Yunus
-
KPK Pamerkan Uang Pemerasan Rp610 Juta dalam Goodie Bag yang Diamankan saat OTT Cilacap
-
Bukti Cinta, DJ Bravy Buat Tato Wajah Anak Erika Carlina
-
Detik-detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Setelah Podcast
-
Bupati Bulungan Syarwani Dengan Gaya Sederhana Yang Kontras dengan Gubernur Kaltim