- Petani di Desa Panyingkiran, Majalengka, merasakan peningkatan kesejahteraan ekonomi akibat kenaikan harga jual gabah di masa pemerintahan Prabowo.
- Distribusi pupuk subsidi yang lebih mudah dan efisien berhasil menekan biaya operasional petani selama masa musim tanam berlangsung.
- Meskipun volume produksi padi cenderung stabil, lonjakan harga jual gabah meningkatkan margin keuntungan serta daya beli masyarakat desa.
Suara.com - Kondisi sektor pertanian di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, menunjukkan tren positif yang berdampak langsung pada tingkat kesejahteraan masyarakat desa.
Kenaikan harga gabah yang signifikan di tingkat petani menjadi indikator utama membaiknya kondisi ekonomi para penggarap lahan di wilayah tersebut, di tengah masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Fenomena peningkatan pendapatan ini dirasakan secara nyata oleh para petani di Desa Panyingkiran, Kecamatan Jatitujuh.
Wilayah Jatitujuh selama ini dikenal sebagai salah satu lumbung padi strategis di Majalengka yang menyuplai kebutuhan pangan ke berbagai kota besar.
Fachrudin, seorang petani setempat yang juga menjabat sebagai Ketua Kelompok Tani Hujung, memaparkan rincian harga jual gabah yang saat ini berlaku di pasaran.
"Kalau di sini harga gabah basah sehabis di-combine sekitar Rp 660.000- 680.000 per kwintal. Kalau gabah kering bisa Rp 700.000 sampai Rp 800.000 per kwintal," kata Fachrudin saat menjelaskan kondisi terkini di lapangan.
Kenaikan harga ini memberikan selisih keuntungan yang cukup besar bagi petani jika dibandingkan dengan periode-periode sebelumnya.
Fachrudin mencatat bahwa di era kepemimpinan saat ini, nilai jual hasil panen cenderung lebih stabil di angka tinggi, bahkan saat memasuki musim penghujan yang biasanya identik dengan penurunan kualitas dan harga gabah.
Berdasarkan pengalamannya, harga gabah sebelum masa pemerintahan Prabowo seringkali tidak berpihak pada petani.
Baca Juga: Wiwit Tembakau di Lereng Sumbing, Doa Petani Sambut Musim Tanam 2026
"Sebelum Prabowo, ya di bawah Rp 650.000/kwintal, dapat Rp 500.000 itu udah paling bagus. Saya aja kalau musim penghujan paling tinggi Rp 470.000-480.000 per kwintal," terangnya.
Selain faktor harga jual output yang tinggi, faktor input produksi seperti ketersediaan pupuk juga menjadi kunci kesejahteraan petani di Majalengka.
Fachrudin mengungkapkan bahwa distribusi pupuk subsidi kini mengalami perbaikan yang signifikan dari sisi birokrasi dan aksesibilitas.
Kemudahan ini memangkas waktu dan biaya operasional yang harus dikeluarkan petani setiap kali memasuki musim tanam.
"Lebih lancar, harga lebih murah, dan nggak ribet sekarang. Dulu sampai antre dan bikin surat-surat, sekarang mah lebih enteng," ujarnya.
Kelancaran pasokan pupuk subsidi ini berdampak pada stabilitas produksi padi di lahan-lahan milik anggota kelompok tani.
Berita Terkait
-
Viral Kisah Haru Pemilik Bengkel Bantu Pejuang Kerja, Ujungnya Sama-Sama Nangis
-
Wiwit Tembakau di Lereng Sumbing, Doa Petani Sambut Musim Tanam 2026
-
Melihat Peran Perempuan Jadi Petani Sawit
-
Mengapa Memelihara Owa Jawa Bisa Merusak Regenerasi Hutan? Pakar Bilang Begini
-
Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi
-
Dinilai Kaburkan Nilai Yurisdiksi, Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU Peradilan Militer
-
Peta Kekuatan Jelang Muktamar NU, Muncul 5 Poros 'Paslon' Pimpinan, Siapa Terkuat?
-
Izin Terancam Dicabut? Kemenhub Bentuk Tim dan Panggil Manajemen Green SM Buntut Kecelakaan KRL
-
Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK
-
11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Nur Ainia Eka Rahmadyna Gugur Dalam Musibah Kereta Bekasi
-
Jadwal Kereta Masih Terdampak Insiden Bekasi Timur, KA Parahyangan Terhambat 6 Jam Lebih
-
Target Beres Hari Ini! KCI Kebut Evakuasi KRL yang Tabrakan di Bekasi dan Audit Ulang Jalur
-
Cair Secepat Mungkin! Jasa Raharja Siapkan Rp50 Juta bagi Ahli Waris Korban Kecelakaan KRL di Bekasi
-
Usulan Aula Dansa Donald Trump Picu Perdebatan di Kongres AS soal Anggaran