Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari aktris senior Jenny Rachman. Perempuan 64 tahun ini melaporkan suaminya sendiri, Supradjarto ke polisi atas dugaan pemalsuan tanda tangan.
"Beliau melaporkan ada pemalsuan tanda tangan terhadap aset yang dimiliki bersama suaminya," kata kuasa hukum Jenny Rachman, Elida Netty ditemui di kawasan Tebet, Jakarta, Selatan Kamis (8/6/2023).
Jenny Rachman melaporkan Supradjarto karena tidak kunjung mengakui soal pemalsuan tanda tangan. Namun tidak dijelaskan secara rinci oleh kuasa hukumnya kapan laporan dibuat.
"Mulai melaporkannya sudah lama. Dia sudah cukup lama menunggu, namun tidak ada itikad baik," ujar Elida Netty.
Faktor perselingkuhan diduga jadi motif suami Jenny Rachman melakukan pemalsuan tanda tangan. Menurut bukti yang dimiliki Jenny Rachman, pemalsuan tanda tangan dilakukan untuk pemindahan aset ke selingkuhan suaminya.
"Jadi awal mulanya Bapak Supradjarto ini selingkuh. Ini tidak ujug-ujug Ibu Jenny menuduh hal yang terjadi. Ada buktinya," kata Elida Netty.
Video Editor: Welly
Tag
Berita Terkait
-
Teka-teki Status Pernikahan Jenny Rachman dan Suprajarto, Pengadilan Ungkap Faktanya
-
Keluarga Tak Terima Almarhum Suprajarto Masih Dianggap Jenny Rachman Sebagai Suaminya
-
Profil Jenny Rachman, Artis Senior Masih Anggap Almarhum Suprajarto Suami Meski Sudah Dicerai
-
Innalillahi, Suprajarto Mantan Suami Jenny Rachman Meninggal Dunia di Singapura
-
Hampir Setahun, Kasus Pengeruskan Rumah oleh Jenny Rachman Dipastikan Tetap Berjalan
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan