Suara.com - Di bagian selatan Gaza, jutaan pengungsi berada dalam kondisi krisis kemanusiaan yang semakin lama, semakin melampaui batasannya.
Mereka berdesakan di gedung-gedung sekolah yang secara cepat diubah menjadi tempat penampungan oleh PBB. Namun, di banyak tempat penampungan sekolah, sudah tidak ada lagi tempat.
Sehingga para pengungsi membangun tempat tinggal reyot yang bersandar di sisi-sisi bangunan, berusaha sedekat mungkin dengan bendera PBB dengan harapan mendapat perlindungan dari serangan udara, namun tidak kebal terhadap cuaca yang memburuk.
"Kalau Anda mau bicara tentang makanan, kami berharap kami menemukan beberapa potong roti untuk dimakan setiap hari. Jika Anda ingin bicara tentang kesehatan, sistem pembuangan limbah di sekolah ini rusak. Jika Anda ingin bicara tentang penyakit, ada cacar air, kudis, dan kutil di sini. Jika Anda ingin bicara tentang kondisi kami, kami putus asa," ujar Hassan Abu Rashed, salah seorang pengungsi. "Bisa dibilang kami kembali ke zaman kegelapan," tambahnya.
Tag
Berita Terkait
-
Militer Israel Rudal Nobar Piala Dunia 2026 di Gaza, Satu Pekerja Kemanusiaan Tewas
-
PBB Turun Tangan! Senator Paraguay yang Hina Rasis Mbappe Melawan Balik
-
Cemerlang di Piala Dunia 2026, Pelatih Mesir Bentangkan Bendera Palestina di Tanah Amerika
-
Momen Bendera Palestina Berkibar Setelah Mesir Menumbangkan Australia
-
Pelatih Mesir Rayakan Kemenangan dengan Bendera Palestina, Kirim Pesan Haru di Piala Dunia 2026
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
Terkini
-
Menteri Bahlil Cerita Lobi-lobi BBM di Afrika: Ada Untungnya Juga Jadi Bolu Ketan
-
Rejo Andoyo: Pahlawan Senyap Penjaga Listrik Mandiri di Desa Kedungrong Kulon Progo DIY
-
Drama Inggris vs Norwegia: Gol Jude Bellingham Diprotes, FIFA Buka Suara!
-
Misi Pertahankan Gelar! Argentina Tantang Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Fajar Nugra & Raffan Al Aryan Blak-blakan soal Teror di Lokasi Syuting Pemikat Jiwa
-
Habiburokhman Tegaskan Pengusutan Kasus Korupsi Jampidsus
-
Listrik Gratis dari Air: Rahasia Desa di Kulon Progo yang Tetap Menyala Saat PLN Padam
-
Usai Terjaring OTT KPK, Bupati Sukoharjo Resmi Pakai Rompi Oranye
-
Febrie Adriansyah Mundur, Rudi Margono Resmi Jabat Plt Jampidsus
-
Terkuak Alasan Mundurnya Jampidsus Febrie Adriansyah: