Suara.com - Pakar Hukum Internasional dari Universitas Indonesia, Hikmahanto Juwana, mengingatkan pemerintah Indonesia untuk mewaspadai skema rekonstruksi Gaza yang digagas melalui Board of Peace (BoP).
Peringatan itu disampaikan menyusul inisiatif perdamaian yang dikaitkan dengan mantan Presiden AS Donald Trump terkait pembangunan kembali Gaza.
Menurutnya, ada dugaan “akal bulus” Israel di balik rencana tersebut. Ia menilai skema rekonstruksi berpotensi menjadi cara sistematis untuk mengubah komposisi demografi Gaza dan menjauhkan rakyat Palestina dari hak atas negaranya, dengan dalih misi kemanusiaan dan perdamaian.
Hikmahanto menekankan Indonesia harus berhati-hati agar tidak terjebak kepentingan politik dalam kerja sama dengan Amerika Serikat.
Ia menyarankan keterlibatan Indonesia sebaiknya tetap berlandaskan mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) guna menjaga konsistensi politik luar negeri dan stabilitas nasional.
Selengkapnya dalam video ini.
Creative/Video Editor: Susi/Vanya
Berita Terkait
-
Donald Trump Dituntut Kembalikan Dana Tarif Rp 2.700 Triliun
-
Trump Ancam Naikkan Tarif "Lebih Kejam" Pasca Putusan MA, Pasar Terguncang
-
Trump Terjepit Keputusan MA, Rupiah 'Terbang' ke Rp16.802
-
Tarif Trump Berubah Jadi 10 Persen, Seskab Teddy: Kita Sedia Payung Sebelum Hujan
-
Pengamat: Kesepakatan Dagang Indonesia-AS Gugur, Tak Perlu Gabung BoP!
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Alumni LPDP Bangga Anak Bukan WNI, Melaney Ricardo Beri Sindiran Keras
-
Drama Kasus Tual: Kenapa Kapolda Maluku Kejar Tenggat Waktu Pelimpahan Berkas Bripda Siahaya?
-
MUI: Kalau Barang Amerika Masuk Tanpa Label Halal Jangan Dibeli!
-
Kontrak Freeport Diperpanjang, Bahlil: Saham Indonesia Jadi 63 Persen Pada 2041
-
Tanggapan Purbaya, Kemenkeu Klarifikasi soal Gugatan Guru Honorer untuk Anggaran MBG UU APBN 2026
-
Tarif Trump Berubah Jadi 10 Persen, Seskab Teddy: Kita Sedia Payung Sebelum Hujan
-
Pramono Anung Respons Keluhan Warga, Lapangan Padel Bermasalah Akan Ditertibkan
-
Waspada Gula Darah Naik? Ini Jawaban Ilmiah Konsumsi Kurma untuk Diabetes
-
Anggaran Pendidikan 2026 Naik, Mendikdasmen Pastikan MBG Tak Kurangi Dana Sekolah
-
Pasca Kasus AKBP Didik, Seluruh Personel Polri Wajib Ikuti Tes Urine