Suara.com - Banjir bandang dan lahar di sejumlah wilayah di Sumatra Barat telah menyebabkan setidaknya 67 orang meninggal dunia sampai Kamis (16/05).
Sebanyak 20 dinyatakan hilang, termasuk suami Ritawati yang bernama Sahar, warga Jorong Galuang, Kecamatan Sungai Puah, Kabupaten Agam.
"Banjir bandang menghempas kami dalam sekejap mata. Saya sangat trauma," kata Ritawati, korban selamat dalam banjir bandang di Sumatera Barat. Sekilas Ritawati nampak baik-baik saja, namun dia menyimpan trauma setelah banjir meluluhlantakkan desanya di Jorong Galuang, Kabupaten Agam.
Apalagi, hingga kini, suaminya belum ditemukan. Walaupun berusaha mengalihkan pikirannya, Ritawati sulit mengenyahkan trauma, utamanya saat mendengar gelegar petir dan suara hujan deras.
"Saya takut, trauma," katanya. Tak semata soal suara gemuruh petir atau hujan deras, Rita pun berniat untuk pindah ke tempat lain yang jauh dari gunung, lantaran "enggak sanggup lagi". "Kalau sudah selesai urusan ini, ibu tidak mau tinggal di sini. Pokoknya mau keluar dari daerah sini," tambahnya. SImak video lengkapnya!
Berita Terkait
-
Gugatan Banjir Sumatera terhadap Empat Presiden Ditolak, Demokrat Sebut Salah Alamat Pengadilan
-
Sawah Terendam Rob Disulap Jadi Wisata Kano, Begini Penampakannya
-
Prahara Pulau Emas, Potret Luka Bencana Sumatra Dipamerkan di Aceh
-
PLTA Batang Toru Kembali Digenjot, Proyek yang Sempat Dihentikan Gegara Dugaan Picu Banjir Bandang
-
Aceh Pacu Pemulihan Lahan Pertanian, Serapan Anggaran Tembus Rp231 Miliar
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?