Suara.com - “Mak! badannya panas, panas, perih ditaruh [dilumuri] cabai sama Umi!" ujar Marnita, ibu seorang santri yang mendapat hukuman dilumuri cabai oleh istri pimpinan daya, lembaga pendidikan setingkat pesantren. Marnita mengatakan hukuman itu diterima anaknya lantaran dia ketahuan merokok.
Di dayah tempat anak tersebut bersekolah, memang terdapat sanksi jika melanggar aturan, seperti dicukur rambut hingga plontos. Namun tidak ada sanksi spesifik jika merokok.
Tidak tahan dengan panas dan perih karena lumuran cabai, santri tersebut berlari pulang ke rumah dan menceburkan diri ke bak mandi. Video tersebut kemudian viral di media sosial, yang juga memicu diskusi tentang kekerasan serta hukuman fisik berlebihan di pesantren. Saat ini polisi telah menetapkan pelaku sebagai tersangka, sementara pengamat pendidikan di Aceh menilai maraknya kekerasan di dayah karena tafsir agama dan pola didik yang salah.
Berita Terkait
-
Beras Makin Mahal, Tapi Harga Cabai Rawit Merah Mendadak Jatuh
-
Putih Lawan Hitam
-
Jelang Iduladha, Harga Cabai Rawit di Jakarta Tembus Rp80 Ribu per Kg!
-
Harga Pangan Melonjak, Bawang Merah Naik Nyaris 10 Persen
-
Harga Pangan Hari Ini: Bawang hingga Cabai Merah Naik, Beras Premium Masih Bertahan Tinggi
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
Terkini
-
Pidato di DPR RI, Presiden Prabowo Sebut Rakyat Tak Bermimpi Hidup Kaya
-
Viral Pemotor Bonceng Tiga Masuk Tol Batang, Cuek Lawan Arah di Sisi Kanan Jalan
-
Chef Arnold Kena Cibir Naikkan Harga Menu Restorannya karena Dolar
-
Sahroni Usul Polisi Tembak Begal di Tempat: Ini Baik Sekali, Untuk Beri Rasa Aman!
-
Misi Kemanusiaan, Nasib 9 WNI Ditangkap Israel Belum Diketahui
-
Seruan Boikot Naykilla, Buntut Terang-terangan Dukung LGBT
-
Purbaya Buka Suara Rupiah Anjlok ke Rp 17.600: Belum Resesi, Nggak Usah Khawatir!
-
Kemenlu Ungkap Kondisi Kru WNI Korban Pembajakan di Somalia
-
Satu Dituntut 18 Tahun, Satu Kabur ke Australia: Beda Nasib Nadiem dan Jurist Tan
-
BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun