Suara.com - Febby Rastanty memetik pesan moral yang sangat berharga setelah bermain dalam film 'Sampai Nanti Hanna!'
Memerankan karakter Hanna yang kerap bimbang mengambil keputusan hingga akhirnya terjebak dalam hubungan toxic, Febby Rastanty berharap semua perempuan di luar sana bisa lebih berani dalam menentukan pilihannya.
"Aku juga berharap sih dengan teman-teman yang sudah nonton 'Sampai Nanti Hanna!' ini, khususnya para perempuan di luar sana yang mungkin sedang bimbang dalam mengambil keputusan, bahwa jangan pernah takut salah," kata Febby Rastanty dalam konferensi pers yang digelar di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (29/11/2024).
"Karena dengan kita mencoba ya kita jadi tau apakah kita salah atau nggak. Dan aku juga percaya bahwa semua orang berhak mendapatkan kesempatan kedua," sambungnya.
Dan bila sudah terlanjur masuk ke dalam hubungan toxic, Febby berharap para perempuan untuk jangan menutup mata dan bertahan padahal menyakitkan.
"Buat teman-teman di luar sana, para wanita yang mungkin juga sedang terjebak di hubungan yang toxic, hubungan yang salah, bersama orang yang salah, ya pertama-tama please be aware," tutur aktris 28 tahun ini.
"Jangan menutup diri, jangan menutup hati, jangan menutup mata sama semua tanda-tanda yang kadang juga diberikan sama orang-orang, sama dunia, sama Tuhan bahwa kalian tuh deserve buat dapatin yang lebih baik lagi."
Video Editor: Rahadyan Adi
Baca Juga: Sering Bentak-Bentak, Ibrahim Risyad Minta Maaf ke Febby Rastanty
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
WNI Termasuk di Antara 28 Kru Kapal Pesiar yang Ditangkap di AS Terkait Kasus Konten Pelecehan Anak
-
Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Chromebook
-
Penjelasan Resmi Dukcapil Soal Larangan Serahkan KTP Saat Check-in Hotel
-
AHY Marah Sampai Tunjuk Anak Buah: Kepala Balai Sini, Anda Dengarkan Saya
-
Siapa Roby Kurniawan? Bupati Bintan yang Namanya Terseret Isu Kehamilan Ayu Aulia
-
Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Shindy Lutfiana MC LCC Empat Pilar MPR RI Mulai Kena 'Cancel Culture'
-
Gibran Terdiam Saat Dengar Jawaban Santri di Jombang: Wah Kayak Debat Capres
-
Amien Rais Muncul Lagi, Kini Beri Kode Isu Menko Sulit Bertemu Presiden
-
Kondisi Terkini Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara yang Bongkar Kasus Ferdy Sambo