Suara.com - Langkah Asosiasi Komposer Seluruh Indonesia (AKSI) dalam memperjuangkan hak ekonomi pencipta lagu tidak semulus yang dibayangkan. Mereka bahkan menghadapi penolakan juga dari beberapa pelaku industri musik, yang menganggap langkah AKSI malah merusak hubungan baik penyanyi dan pencipta lagunya.
Namun, para anggota AKSI tidak mempermasalahkan perbedaan pendapat yang terjadi di kalangan pelaku industri musik sendiri. Sah-sah saja kalau masing-masing individu punya pemikiran berbeda tentang cara penanganan kisruh hak cipta.
"Bebas, bebas-bebas aja," ujar Badai selaku Sekjen AKSI di kawasan Senayan, Jakarta baru-baru ini.
Badai pun tidak menganggap mereka yang tidak setuju dengan cara AKSI dalam memperjuangkan hak ekonomi pencipta lagu sebagai musuh baru.
"Kan gini ya, dalam dialektika itu selalu ada tesis dan anti tesis. Ya udah, biasa aja. Nggak pusing dengan adanya perbedaan ini," kata Badai.
Namun, Badai tetap menyayangkan kemunculan konten Agnez Mo bersama Deddy Corbuzier untuk membahas masalahnya dengan Ari Bias. Badai melihat Agnez seperti tidak paham konteks permasalahan, dan asal cerita saja ke Deddy tentang sudut pandangnya.
Video Editor: E
Berita Terkait
-
Dijamu PSIS Semarang, Kendal Tornado FC Ingin Lanjutkan Tren Kemenangan
-
Sammy Simorangkir Bawakan Lagu Karya Badai di Konser 20 Tahun, Promotor Pastikan Royalti Dibayar
-
Dipimpin Ikke Nurjanah, ARDI Tolak Bayaran Royalti Rp25 Juta dari LMKN
-
Laga Beda Misi, Ini Link Live Streaming Persiku Kudus vs Kendal Tornado FC
-
Ilmuwan Temukan Asal Badai Matahari dari Lapisan Tersembunyi, Bisa Jadi Prediksi Cuaca Antariksa
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Aksi Curang Peserta UTBK Undip, Selipkan Alat di Telinga hingga Harus Ditangani Dokter THT
-
AI Hadirkan Pengalaman Belanja Supermarket Lebih Mudah dan Efisien
-
Difitnah Punya Ratusan Dapur MBG, Uya Kuya Heran Banyak Orang Berpendidikan Percaya
-
Purbaya Akui Tak Tahu Sumber Anggaran Gaji Manajer Koperasi Desa Merah Putih
-
Makin Megah! Disney on Ice Bawa 57 Karakter ke Indonesia, Ada Sekuel Frozen 2 hingga Cars
-
Telan Anggaran Belasan Miliar, KDM Mulai Revitalisasi Halaman Gedung Sate
-
Wacana War Tiket Haji Dinilai Abaikan Jemaah Antrean Lama, Amphuri Beri Kritik
-
Kekasihnya Divonis 7 Tahun Penjara, Dokter Kamelia Kecewa Berat dengan Kinerja Pengacara Ammar Zoni
-
Eks Bos Google Buka Suara di Sidang Nadiem: Investasi GoTo Tak Terkait Kemendikbudristek
-
Ustaz Khalid Basalamah Ngaku Sudah Kembalikan Rp8,4 M ke KPK, Klaim Jadi Korban Kasus Haji