Suara.com - Keputusan Presiden Prabowo Subianto untuk tetap mempertahankan keanggotaan Indonesia di Board of Peace memicu perdebatan. Sejumlah ulama dan organisasi masyarakat Islam menyampaikan penolakan terhadap keterlibatan Indonesia dalam forum tersebut.
Namun pemerintah menilai forum ini masih dapat dimanfaatkan sebagai jalur diplomasi internasional, termasuk untuk mendorong upaya perdamaian dan membahas isu Palestina. Dalam pertemuan antara Presiden dan perwakilan ulama di Istana Kepresidenan Jakarta, pemerintah menjelaskan alasan di balik keputusan tersebut.
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid menyebut forum ini masih menjadi ruang dialog penting sebelum Indonesia mempertimbangkan langkah lebih jauh, seperti menarik diri dari keanggotaan. Di sisi lain, sejumlah tokoh ulama seperti Habib Hanif Alatas dan Cholil Nafis menyampaikan kritik serta menyarankan agar Indonesia memaksimalkan diplomasi melalui forum internasional lain.
Lalu mengapa pemerintah tetap memilih bertahan? Simak penjelasan lengkapnya dalam video berikut.
Creative/Video Editor: Nura/Leo
Berita Terkait
-
Seskab Teddy: Sekolah Rakyat Bentuk Keprihatinan Prabowo
-
Tentara Israel Blokade Jalan Sekolah di Umm al-Khair Menghambat Hak Pendidikan Siswa Palestina
-
Konvoi Mobil Menteri Israel Tabrak Mati Bocah Palestina yang Lagi Naik Sepeda ke Sekolah
-
2 Warga Palestina Ditembak Mati di Sekolah, 1 Korban Anak-anak
-
Tak Hanya dengan Rudal, Begini Cara Bejat Tentara Zionis Usir Warga Palestina dari Tepi Barat
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
Terkini
-
Awal Mula Noel Minta Ducati Rp600 Juta, Fakta Baru Sidang Kasus Kemnaker
-
Tok! Ammar Zoni Divonis 7 Tahun Penjara Kasus Peredaran Narkoba dalam Rutan
-
Seskab Teddy: Sekolah Rakyat Bentuk Keprihatinan Prabowo
-
Presiden Prabowo Ingin Perbanyak Jumlah Konser K-Pop di Indonesia
-
Tiba-Tiba Setan, Poppy Sovia Bagikan Horornya 'Terjebak' di Hotel Tua
-
Bukan Sekadar Misi Biasa, Ada Cerita Menarik Dibalik Misi Artemis II Nasa!
-
Dituduh Monopoli 750 Proyek Dapur MBG, Uya Kuya Akhirnya Bongkar Fakta Sebenarnya
-
Diusir dari Ruangan, Donald Trump Ngamuk 2 Jam Usai Pilot AS Jatuh di Iran
-
Jejak Sejarah di Balik Layar: Mengintip Megahnya Bozda Film Platosu di Istanbul
-
Mau Tiru Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal di Selat Malaka: Lumayan Kan?