Suara.com - Kedatangan sejumlah menteri, wakil menteri dan pejabat menemui Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) di kediaman Jalan Kutai Utara 1 Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo banyak disorot.
Penyebabnya, kedatangan para pejabat negara itu untuk menemui Jokowi memunculkan isu adanya matahari kembar.
Apalagi kedatangan menemui Jokowi di Solo disaat Presiden Prabowo Subianto tengah melakukan kunjungan ke luar negeri.
Meski demikian, Jokowi memilih menanggapi isu soal matahari kembar dengan santai. Dirinya menyebut jika kunjungan para pejabat ke Solo tidak ada yang salah.
"Apa yang salah. Silahturahmi di hari lebaran kan sangat baik kepada siapapun, ya," terangnya saat ditemui, Senin (21/4/2024).
Jokowi pun dengan tegas menyampaikan tidak ada yang namanya matahari kembar. Matahari itu hanya ada satu.
Jokowi membantah kalau kedatangan menteri maupun wakil menteri ke sini juga untuk minta saran atau masukan. Kedatangan mereka hanya untuk silahturahmi.
"(Selama ini menteri dam wakil menteri ke sini juga minta saran) Silahturahmi biasa. Dan itu baik silahturahmi," ungkapnya.
Video Editor: Praba
Berita Terkait
-
Purbaya Tunda Penerbitan Panda Bond Usai Dirayu Investor China
-
Prabowo Kantongi Data Pendana Demo, KSP Dudung Pastikan akan Ada Langkah Hukum
-
Sujud di Gerbang Lampung, Jokowi Awali Blusukan 3 Hari di Bumi Ruwa Jurai dengan Salat Jumat
-
Purbaya Klaim Pendanaan Rp 304 T dari China Bukan Utang, Terus Apa?
-
Jokowi Disebut Bawa Misi Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Apa Kata Istana?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Muncul Isu Perintah Awasi Gibran Buntut 'Mahasiswa Bayaran', Gerindra Tepis Ada Agenda Itu
-
Nasib Pegawai Hotel Sultan Terungkap! Pemerintah Mulai Pendataan dan Verifikasi
-
Datangi Kediaman Jokowi di Solo, Sespri Prabowo Rizky Irmansyah Jadi Sorotan
-
Kalimat 'Endasmu' dari Prabowo Muncul Usai Singgung Wartawan di Penas
-
Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah Imbas Rugi Terus
-
Istana Rilis 5 Calon Logo HUT 81 RI, Masyarakat Bisa Pilih Langsung
-
Vino G Bastian, Sigi Wimala, dan Rudi Soedjarwo Bicara Arti Kasih Sayang di Film Tanah Runtuh
-
Langkah Besar Menuju Damai, JD Vance Sebut Dialog AS - Iran Berjalan Positif
-
Guru Besar UMY: Masa Depan Politik Gibran Masih Bergantung pada Bayang-Bayang Jokowi
-
Kematian Dua Calon Pengelola Kopdes Saat Latihan Dasar Militer, Pemerintah: Program Tetap Lanjut