Suara.com - Ketum DPP PEPABRI, Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar memimpin pertemuan bersama para pimpinan organisasi purnawirawan dari LVRI, PP AD, PP AL, PP AU, PP POLRI di The Wijaya Sembilan TWS Jakarta Selatan, Jumat (2/5/2025).
Pertemuan membahas perkembangan situasi terkini, menerima masukan dari para pimpinan organisasi purnawirawan terhadap masalah kebangsaan.
Khusus kepada Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno, Wapres ke-6 dan Panglima ABRI yang kini berusia 89 tahun, pimpinan PEPABRI, LVRI, PP AD, PP AL, PP AU dan PP POLRI bersepakat untuk selalu menjaga dan menghormati keberadaan beliau sebagai satu-satunya tokoh TNI yang masih ada dan tetap mengabdi sepenuhnya pada bangsa dan negara.
Hadir pada pertemuan para pimpinan purnawirawan; Jenderal TNI (Purn) Wiranto, Waketum DPP PEPABRI Laksamana TNI (Purn) Achmad Soetjipto, Sekjen Komjenpol (P) Yun Mulyana, Pjs KeTum PP AD Mayjen TNI (Purn) Komaruddin, KeTum PP AL Laksamana TNI ( Purn) Siwi Sukma Adjie, KeTum PP AU Marsekal TNI (Purn) Yuyu Sutisna, KeTum PP POLRI Jenderal Polisi (P) Bambang Hendarso Danuri, Mayjen TNI (Purn) SN Suwisma dan LVRI.
Di akhir pertemuan para pimpinan organisasi purnawirawan menyampaikan pernyataan sikap bersama yang dibacakan oleh Mayjen TNI (Purn) Komaruddin Pjs. KeTum PP AD.
Berikut lima pernyataan sikap purnawirawan TNI-Polri:
1. Wadah purnawirawan TNI-Polri yang resmi adalah PEPABRI, LVRI, PPAD, PPAL, PPAU, PP Polri dan PERIP.
2. Soliditas TNI Polri merupakan jaminan bagi tetap tegak dan utuhnya NKRI, oleh karena itu diperlukan konsolidasi yang terus menerus.
3. Purnawirawan TNI-Polri walaupun sudah purna tugas, tetapi belum purna pengabdian, tetap berpedoman pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Tri Brata. Sehingga purnawirawan TNI-Polri tetap setia dan taat kepada konstitusi.
Baca Juga: Tuding Purnawirawan TNI Mau Kudeta, Eks Panglima Gatot ke Hercules: Kau Apa Jasanya untuk Negara?
4. Purnawirawan TNI-Polri mendukung sepenuhnya program pemerintah sesuai dengan asta cita.
5. Purnawirawan TNI-Polri mengajak semua lapisan masyarakat untuk bersama-sama mendukung kelancaran pembangunan nasional.
Video Editor: Yulita Futty
Berita Terkait
-
Habib Rizieq Sorot Pernyataan Prabowo soal Yaman, Sebut Terpengaruh 'Jenderal Baliho'
-
Usut Tragedi KRL Bekasi: Polisi Periksa Dinas Bina Marga hingga PU, Bos Taksi Green SM Ditunda Besok
-
Usut Tragedi KRL Bekasi: Polisi Periksa Bos Taksi Green SM hingga Ditjen Perkeretaapian Hari Ini
-
Kronologi Penggerebekan 16 WNA di Sukabumi: Sewa Hotel Setahun, Diduga Siapkan 50 Anggota Sindikat
-
Jenderal Dudung Masuk Kabinet Prabowo Sore Ini? Daftar 6 Orang Reshuffle Menteri
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Disomasi Usai Kasus Suami VCS Viral, Clara Shinta Ngadu ke Komnas Perempuan
-
Heboh Video Menpar Widiyanti Diduga Pakai Sepatu Masuk Masjid
-
Mobil Pengantar Haji Hantam KA Argo Bromo Anggrek di Grobogan, 4 Orang Tewas
-
Vokalis Speed Kaget dengan Ribuan Massa Hardcore Jakarta: Gila Banget Bro!
-
Hardiknas di Patung Kuda, BEM SI Bawa 10 Tuntutan Pendidikan
-
Tanggapi Gugatan Rp300 T Immanuel Ebenezer, KPK: Fokus Saja di Persidangan!
-
NGORBIT: Yusuf Mahardika & Zulfa Maharani Ungkap Sisi Emosional di Balik Layar Crocodile Tears
-
Apa Itu Gangguan Tiroid? Bikin Diet Gagal Terus!
-
Astronaut Mesti Belajar Jalan Lagi, Settingan Gak Sih?
-
Strategi Metropolitan Land Mengelola Risiko di Tengah Dinamika Properti