Suara.com - Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni berkelakar soal ijazah palsu saat bertemu mahasiswa Universitas Indonesia (UI) dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU) terkait RUU Perampasan Aset di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, baru-baru ini.
Momen itu bermula ketika Sahroni menanyakan cita-cita para mahasiswa. Salah satu mahasiswa menjawab ingin menjadi Presiden RI.
Sahroni mengapresiasi keberanian mahasiswa tersebut dan mengingatkan pentingnya kemampuan berpikir kritis, bukan sekadar mengandalkan nilai akademik.
"Ijazah tidak jadi level utama, tapi ijazah perlu, jangan sampai ada ijazah palsu," seloroh Sahroni.