/
Senin, 08 Agustus 2022 | 07:33 WIB
Kadiv Propam nonaktif Irjen Pol Ferdy Sambo. Setelah terjadi pemeriksaan Irjen Ferdy Sambo dalam kasus kematian Brigadir J, IPW menilai sang jenderal bisa jadi tersangka. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

SuaraBandung.com - Tangisan pecah di Mako Brimob pada Minggu (7/8/2022) malam. Suasana begitu haru ketika sang istri jenderal dilarang masuk untuk menjengung suami yang dicintainya.

Lebih dari itu, Putri Candrawathi menyatakan ketulusan cintanya pada sang suami, Ferdy Sambo yang saat itu tak bisa dia katakan langsung pada pasangan hidupnya.
 
Bahkan, Putri Candrawathi menyampakan perasaan cinta anak-anaknya pada sosok Ferdy Sambo. 

Pernyataan Putri Candrawathi tersebut sepertinya diharapkan agar Ferdy Sambo dan keluarga kuat menjalani cobaan dan ujian yang dihadapainya.

Terleihat jelas, isak tangis Putri Candrawathi pecah ketika gagal menjenguk suaminya di Markas Korps Brimob Polri, Kelapa Dua Depok, Jawa Barat.

“Saya Putri bersama anak-anak, saya mempercayai dan tulus mencintai suami saya,” ucap Putri di Kelapa Dua, Depok.

Istri Irjen Ferdy Sambo dilarang temui suami

Putri Candrawathi bahkan meminta doa agar keluarganya dapat melewati masalah hukum yang tengah dialami.

“Saya mohon doa, biar kami sekeluarga dapat menjalani masa yang sulit ini,” ucapnya.

“Dan saya ikhlas memaafkan segala perbuatan yang kami dan keluarga alami,” imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, istri eks Kadiv Propam Polri, Irjen Pol Ferdy Sambo mencoba menjenguk suaminya di Mako Brimob pada Minggu malam. Ia bersama anak-anaknya gagal menemui Ferdy Sambo.

Baca Juga: Manajer BCL Ditahan, Polisi Ungkap Pelantun Lagu Kecewa ini Belum Menjenguk Doddy

Kedatangan mereka untuk membawakan baju ganti untuk sang jenderal bintang dua itu. Namun upaya itu gagal usai petugas tidak memberikan izin.

“Hari ini kita berusaha untuk bertemu, tapi belum diberikan izin mudah-mudahan besok, semoga dapat diberikan izin,” Kuasa hukum Putri Chandrawati, Arman Hanis di Depok.

Load More