- Presiden Donald Trump dijadwalkan bertemu Presiden Xi Jinping di Beijing pada 14–15 Mei untuk membahas isu Taiwan.
- Menteri Luar Negeri Marco Rubio menyatakan pertemuan tersebut akan turut mengangkat topik hak asasi manusia di China.
- Kedua negara sepakat menjaga stabilitas kawasan Indo-Pasifik demi keuntungan bersama antara Amerika Serikat dan pihak China.
Suara.com - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dijadwalkan akan membahas isu Taiwan saat bertemu dengan Presiden China Xi Jinping di Beijing pada 14–15 Mei. Hal itu disampaikan oleh Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio dalam konferensi pers di Gedung Putih, Selasa (5/5/2026).
Rubio menegaskan bahwa Taiwan hampir pasti menjadi salah satu topik pembahasan. Menurutnya, Washington dan Beijing sudah sama-sama memahami posisi masing-masing terkait wilayah yang memiliki pemerintahan sendiri tersebut.
Selain Taiwan, Amerika Serikat juga berencana mengangkat isu hak asasi manusia (HAM) di China serta sejumlah isu sensitif lainnya dalam pertemuan bilateral itu.
Berbeda dengan presiden AS sebelumnya, Trump dikenal tidak terlalu menekankan isu sensitif dalam hubungan dengan China, termasuk Taiwan. Ia lebih fokus pada kepentingan ekonomi negaranya dibandingkan pendekatan ideologis terhadap Beijing.
Pada pertemuan terakhir keduanya di Korea Selatan pada Oktober lalu, Trump mengaku tidak membahas Taiwan dan lebih menitikberatkan pada isu perdagangan.
Namun, Rubio menekankan bahwa kedua negara memiliki kepentingan yang sama dalam menjaga stabilitas kawasan, khususnya di sekitar Taiwan dan wilayah Indo-Pasifik.
"Kita tidak ingin terjadi peristiwa yang mengganggu stabilitas terkait Taiwan atau di mana pun di Indo-Pasifik," ujar Rubio, dilansir dari Kyodo.
"Saya rasa itu menguntungkan kedua belah pihak, yakni AS dan China," tuturnya menutup.
(Antara)
Baca Juga: Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!
Berita Terkait
-
Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!
-
Kurniawan Ingatkan Timnas Indonesia U-17 Jangan Terbuai Usai Berhasil Mengalahkan China
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Purbaya Mau Terbitkan Panda Bond di China Demi Perkuat Rupiah
-
Trump Akan Temui Xi Jinping Bahas Perang Iran, Harga Minyak Dunia Turun
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR
-
DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru
-
Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!
-
Pengendara Motor Tewas di Koridor 9 Slipi, Manajemen Transjakarta Pastikan Kecelakaan Tunggal
-
Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah
-
Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya