News / Internasional
Rabu, 06 Mei 2026 | 12:01 WIB
Donald Trump [The White House]
Baca 10 detik
  • Presiden Donald Trump dijadwalkan bertemu Presiden Xi Jinping di Beijing pada 14–15 Mei untuk membahas isu Taiwan.
  • Menteri Luar Negeri Marco Rubio menyatakan pertemuan tersebut akan turut mengangkat topik hak asasi manusia di China.
  • Kedua negara sepakat menjaga stabilitas kawasan Indo-Pasifik demi keuntungan bersama antara Amerika Serikat dan pihak China.

Suara.com - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dijadwalkan akan membahas isu Taiwan saat bertemu dengan Presiden China Xi Jinping di Beijing pada 14–15 Mei. Hal itu disampaikan oleh Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio dalam konferensi pers di Gedung Putih, Selasa (5/5/2026).

Rubio menegaskan bahwa Taiwan hampir pasti menjadi salah satu topik pembahasan. Menurutnya, Washington dan Beijing sudah sama-sama memahami posisi masing-masing terkait wilayah yang memiliki pemerintahan sendiri tersebut.

Selain Taiwan, Amerika Serikat juga berencana mengangkat isu hak asasi manusia (HAM) di China serta sejumlah isu sensitif lainnya dalam pertemuan bilateral itu.

Berbeda dengan presiden AS sebelumnya, Trump dikenal tidak terlalu menekankan isu sensitif dalam hubungan dengan China, termasuk Taiwan. Ia lebih fokus pada kepentingan ekonomi negaranya dibandingkan pendekatan ideologis terhadap Beijing.

Pada pertemuan terakhir keduanya di Korea Selatan pada Oktober lalu, Trump mengaku tidak membahas Taiwan dan lebih menitikberatkan pada isu perdagangan.

Namun, Rubio menekankan bahwa kedua negara memiliki kepentingan yang sama dalam menjaga stabilitas kawasan, khususnya di sekitar Taiwan dan wilayah Indo-Pasifik.

"Kita tidak ingin terjadi peristiwa yang mengganggu stabilitas terkait Taiwan atau di mana pun di Indo-Pasifik," ujar Rubio, dilansir dari Kyodo.

"Saya rasa itu menguntungkan kedua belah pihak, yakni AS dan China," tuturnya menutup.

(Antara)

Baca Juga: Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!

Load More