SuaraBandung.id - Irjen Ferdy Sambo telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus terbunuhnya Brigadir J.
Dalam kasus itu, yang menjadi sorotan publik adalah soal motif pembunuhan hingga sang jenderal berani memberi perintah bawahannya untuk ikut terlibat dalam dugaan pembunuhan berencana itu.
Dari informasi yang dihimpun, istri Ferdy Sambo bernama Putri Candrawathi, kabarnya sudah menangis sebelum Brigadir J dibunuh.
Bahkan, Putri Candrawathi sudah menangis sejak perjalanan dimulai dari Magelang menuju Jakarta. Apakah tangis tersebut terkait pengetahuannya jika Brigadir J akan dieksekusi atau ada masalah lain, belum terungkap.
Terkait kondisi Putri Candrawathi yang sudag menangis sejak di Magelang ini diungkapkan pengacara Bharada E pada Horman Paris Hutapea.
"Kuasa hukum Bharada E itu mengatakan, sejak dari Magelang, ibu PC (Putri Candrawathi), atau istri dari Irjen Ferdy Sambo sudah menangis," kata Hotman Paris Hutapea di videonya.
Akan tetapi, tidak dijelaskan lebih lanjut kenapa Putri Candrawathi menangis di Magelang.
Hotman Paris Hutapea kemudian mengatakan, semua fakta baru akan terungkap dalam acaranya.
Beredar luas rekaman CCTV
Baca Juga: Persik Kediri Jamu Borneo FC Sore Ini, Berikut Prediksi Line Up dan Link Streamingnya
Setelah Irjen Ferdy Sambo ditetapkan jadi tersangka atas pembunuhan Brigadir J, kini muncul puluhan isi rekaman CCTV detik-detik Brigadir J tewas.
Entah siapa yang memberikan rekaman CCTV itu, akan tetapi media dan publik bisa mengakses itu semua.
Dalam isi rekaman CCTV, terlihat jelas posisi dan keberadaan para pihak terkait kematian Brigadir J.
Ada iring-iringngan kendaraan yang di dalamnya ada Berigadir J. Kemudian ada Irjen Ferdy Sambo lebih dulu masuk rumah, kemudian beberapa menit kemudian, Putri Chandrawatahi terlihat masuk rumah.
Dalam rekaman itu juga terlihat jelas Bharada E dan Brigadir J masuk ke dalam rumah pribadi Irjen Ferdy Sambo pada Jumat, 8 Juli 2022.
Dalam rekaman CCTV, awalnya merekam perjalanan rombongan istri Ferdy Sambo dan Brigadir J dari Magelang hingga ke rumah pribadi Sambo di Jalan Saguling III, Kompleks Pertambangan, Duren Tiga Barat, Pancoran, Jakarta Selatan.
Berita Terkait
-
Tak Kalah Tegas, Ayah Brigadir J Ajukan Satu Permintaan ke Polri Setelah Mendengar Irjen Ferdy Sambo Membuat Skenario Pembunuhan Korban
-
Dibongkar Jenderal Bintang Tiga, Tersangka Terlibat Langsung Penembakan Brigadir J Ada 4 Orang
-
Jejak Digital Ferdy Sambo Saat Tangani Kasus Besar Kembali Viral, Publik: Rekayasa Juga? Kasihan Mereka
-
"Ngopi, Makan, Keluar, Main Biliar" Celoteh Pria Berpeci Potong Ucapan Irma Hutabarat Soal Irjen Ferdy Sambo di Mako Brimob, Publik: Tiati Pak
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal
-
Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD
-
Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra
-
Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik
-
Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026
-
Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA