SuaraBandung.id - Hingga saat ini publik masih dibuat bertanya-tanya soal apakah benar mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo ada di putaran bisnis judi online.
Apalagi saat ini beredar luas sebuah grafik berjudul "Kaisar Sambo dan Konsorsium 303" di media sosial yang berkaitan erat dengan bisnis judi online.
Melihat grafik yang viral di medsos tersebut, secara jelas membeberkan dugaan keterlibatan Ferdy Sambo dalam bisnis judi online.
Selain itu, beredar pula kode khusus yang menandai bisnis tersebut dengan sandi konsorsium 303, yang patut diduga menyeret sejumlah perwira tinggi dan menengah Polri.
Tentang beredarnya isu tersebut, anak buah Kapolri, Irjen Pol Dedi Prasetyo jadi sasaran wartawan untuk mengkonfirmasi tentang kebenaran tersebut.
Dalam menjawab pertanyaan soal judi online tersebut, Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo enggan memberikan komentar.
Pada kesempatan itu Dedi hanya menjawab jika saat ini sedang fokus dalam penanganan kasus pembunuhan Brigadir J, yang saat ini tersangkanya sudah bertambah setelah istri Ferdy Sambo ditetapkan menjadi tersangka kelima.
Dedi mengatakan, Inspektorat Khusus (Itsus) sedang fokus untuk mendalami pembuktian pembunuhan berencana dalam penerapan Pasal di kasus yang menewaskan Brigadir J.
"Itsus saat ini (kasus pembunuhan Brigadir J) fokus pembuktian. Saat ini pasal yang sudah diterapkan adalah (yaitu Pasal) 340 subsider 338 juncto 55 dan 56. Fokus (tim mabes) di situ,” ujar Dedi.
Baca Juga: Mengejutkan! 3 Jenderal Top Diduga Terseret Kerajaan Bisnis Judi Online Pimpinan Ferdy Sambo
Setelah dinyatakan lengkap, hasil dari pembuktian Itsus, dijelaskan Dedi akan segera disampaikan pada jaksa penuntut umum (JPU).
Semua pembuktian yang ditemukan tim itsus itulah yang nantinya akan diuji di persidangan.
"Pembuktian baik secara materil maupun formil (pembunuhan Brigadir J) yang akan kita sampaikan ke JPU. Dan nanti diuji di persidangan yang terbuka yang transparan," jelasnya.
Sumber: YouTube Beda Enggak
Berita Terkait
-
Wajah Kapolri dan Nyanyian Farel Prayoga, Netizen Terbawa Sedih: Masih Belum Terlambat
-
Dengan Gagahnya Ferdy Sambo Bicara Harga Diri, Harkat dan Martabat, Saor Siagian: Menjijikan
-
Kronologi Warga Ditembak Oknum Polisi di Hadapan Anak dan Istri, Dugaan LBH: Ada Rencana Mereka untuk Membunuh Dia
-
Warga Sipil Ditembak di Depan Anak dan Istrinya, Kapolri Didesak Copot Jenderal Bintang Dua Ini
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
4 Rekomendasi Loose Powder dengan UV Filter, Makeup Tahan Lama dan Kulit Terlindungi
-
Kisah PNM Berdayakan Ibu-Ibu Prasejahtera Hingga Juara Nasional Lewat Mekaarpreneur
-
Hasil PSIM Yogyakarta vs Persija Jakarta di Babak I: Gol Cepat Vidal Dibalas Allano
-
Tarif Tol Bakal Kena PPN? Hutama Karya Masih Tunggu Kejelasan
-
Kuota Dipangkas, Jalur Diubah: 30 Ribu Jemaah Iran Berangkat Haji di Tengah Perang
-
Minyakita Meroket, Jeritan Hati Penjual Angkringan Jogja: Naikkan Harga Gorengan Takut Tak Laku
-
Mengapa Memelihara Owa Jawa Bisa Merusak Regenerasi Hutan? Pakar Bilang Begini
-
Viral Dosen UNS Lecehkan Perempuan di Kereta, Sanksi Cuma dapat Teguran Tertulis?
-
Harapan Baru dari Muara Gembong, Kolaborasi BRI dan Warga Lokal Tangkal Ancaman Abrasi
-
Akademisi Tekankan Pengawasan Ketat Aliran Dana Asing, Ini Alasannya