/
Selasa, 23 Agustus 2022 | 07:46 WIB
Foto dokumen Irjen Ferdy Sambo. Komnas HAM akhirny membongkar orang yang dimaksud skuad lama yang mengancam mendiang Brigadir J sehari sebelum dieksekusi mati. (istimewa)

Komisioner Komnas Hak Asasi Manusia (HAM), Choirul Anam akhirnya mengungkap skuad lama  yang mengancam menghabisi pembunuh Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Anam secara jelas mengatakan jika skuad lama yang dimaksud mendiang Brigadir J dan kekasihnya, bukanlah di lingkungan sesama ajudan Irjen Ferdy Sambo.

Anam mengatakan jika H-1 tewas atau (7/7/2022), Brigadir J disebut curhat kepada sang kekasih, Vera Simanjuntak.

Saat itu Brigadir J mengatakan pada kekasihnya mendapatkan ancaman pembunuhan dari skuad lama.

Bahkan Brigadir J sampai menangis ketika menyampaikan ancaman pembunuhan tersebut.

Klimaks komunikasi Brigadir J dan kekasih adalah,  meminta belahan jiwanya itu untuk mencari lelaki lain.

Awalnya Vera mengira jika mendiang Brigadir J sedang sakit, sehingga berbicara demikian.

Di sana Brigadir J menyebut istilah 'skuat atau skuad lama ' yang mengancamnya, yang justru membuat perasaan Vera menjadi tidak tenang.

Choirul Anam lantas melakukan pemeriksaan terhadap Vera Simanjuntak. Dan diketahui dari hasil pemeriksaan jika yang dimaksud skuad lama bukanlah anggota Polri, melainkan orang dekat istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.

Baca Juga: Pelatih Baru Injak Kaki di Graha Persib, Umuh: Saya Perkenalkan Luis Milla, Saya Bangga Senang

Orang dekat istri Ferdy Sambo ini adalah Kuwat Ma'ruf. Dari sana kata Anam, pengakuan Vera Simanjuntak menjadi pegangan Komnas HAM.

Apa yang dikatakan Vera langsung menjadi bahan dalam penyidikan kasus kematian Brigadir J saat ini.

Dari sana juga terbongkar ancaman diduga dari Kuwat dengan kalimat. "Jadi, Yosua dilarang naik ke atas menemui ibu P (Putri Candrawathi). Karena membuat Ibu P sakit," sebut Choirul Anam menjelaskan.

"Kalo naik ke atas akan dibunuh," kata Choirul Anam, menjelaskan informasi yang didapat 

Dari sana, baru diketahui, jika sosok skuad lama yang dimaksud ternyata bukan sesama ajudan atau sopir dari kalangan anggota Polri.

Sosok skuad lama itu adalah sopir dan ART istri Irjen Ferdy Sambo, Kuwat Ma'ruf.

Load More