/
Senin, 29 Agustus 2022 | 22:52 WIB
Kakek Sahri yang berkeliling menawarkan map untuk meminta bantuan. Donasi yang terkumpul Rp 20 juta, akan tetapi kedok sang kakek terbongkar. (Tik Tok alyafuadiyah)

SuaraBandung.id - Warga Kota Bandung dikejutkan dengan viralnya video yang merekam seorang kakek membawa seberkas map yang disebut sebagai syarat untuk menjalani operasi.

Lantaran merasa iba, publik lantas menggalang donasi melalui media sosial untuk membantu sang kakek melakukan operasi sebagaimana yang dinarasikan di video awal.

Namun, setelah ditelususi, ternyata banyak kejanggalan hingga akhirnya sang kakek meminta maaf. Lantas, bagaimana nasib uang donasi yang terkupul Rp20 juta hanya dalam dua jam?

Awalnya publik ramai membahas konten viral yang diunggah akun TikTok @alyafuadiyah.

Konten tersebut berisi video seorang kakek bernama Sahri yang berkeliling meminta donasi sambil membawa fotocopy KTP, Surat Pengantar dan SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampu), dan membawa rujukan dari rumah sakit untuk meyakinkan para donatur agar percaya dan berbelaskasihan.

Tak disangka, apa yang dilakukan Kakek Sahri ini menggugah batin netizen. Dari sana netizen ramai-ramai mengumpulkan donasi, yang menembus Rp20 juta dalam waktu 2 jam.

Rupanya upana netizen mengumpulkan donasi ini terdeteksi tim Jabar Quick Response.

Tim Jabar Quick Response lantas melakukan penelusuran untuk ikut membantu Kakek Sahri dalam pengobatan sebagaimana yang dibutuhkan.

Namun, di saat penelurusan dilakukan justru kejanggalan-kejanggalan tentang Kakek Sahri mulai terungkap.

Baca Juga: Persiapan Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J, 5 Tersangka Dipertemukan? Pengacara Bharada E Ingatkan Soal Keamanan Kliennya

Pertama, soal alamat yang tertera di dalam map Kakek Sahri, ternyata tidak sesuai.

Tim Jabar Quick Response lantas menemukan Kakek Sahri untuk pengobatan di rumah sakit, akan tetapi ditolak.

Setelah itu, Tim Jabar Quick Response mendatangi pihak rumah sakit yang di dalam surat Kakek Sahri sebagai tempat rujukan.

"Kami (Tim Jabar Quick Response) saat ini dalam tahap koordinasi dengan pihak RSUD Kota Bandung terkait penggalian informasi lebih lanjut," ujar Jabar Quick Response via Instagram.

Dari sana fakta mengejutkan terjadi, akun TikTok @alyafuadiyah mengunggah sebuah video yang merekam klarifikasi Kakek Sahri didampingi perwakilan dari tim Real Action Bandung (RAB).

Kakek Sahri dalam video tersebut meminta maaf dan mengaku berbohong tentang operasi yang harus dilakukan untuk mengobatinya.

"Ternyata Abah Sahri itu sudah dioperasi dan biayanya gratis," kata perwakilan RAB.

"Karena saya langsung check ke RSUD Ujung Berung. Dan di sini tidak banyak yang perlu kami ungkapkan, kasihan juga. Intinya abah ini (Kakek Sahri) berbohong," kata perwakilan tim RAB.

Untuk uang donasi yang sudah terkumpul Rp20 juta selama dua jam, akan berikan kepada orang yang lebih berhak dan membutuhkan.


alyafuadiyah
Calon mantu amih
·
8-21
Membalas @dory Assalamualaikum temen”, jujur awalnya aku cm sekedar iseng videoin Bpk tersebut. Dan ternyata pas aku up bener” rame bgt. Bahkan dari awal pun jg gada niatan utk open donasi. Karna aku takut bgt hal tsb juga kan sbg amanah yg besar. Tapi karna banjir comment dan dm yg masuk sampai ke ig yg terus menodong dan meminta aku utk open donasi dan akhirnya kami memutuskan untuk open donasi di video tt sebelumnya. JADI GUYS, AKU STOP DULU YAA DONASINYA. Karena ga nyangka banyak bgt yg udah donasi padahal baru 2 jam aku up. Aku mau bikin kitabisa.com dulu biar nanti kalian bisa donasi ke akun kitabisa dan biar lebih transparan serta amanah juga. Kemudian aku dan saudaraku akan coba bawa kakeknya dulu ke RS lagi dengan donasi yg udah ada ini, biar di check kira kira biaya yg diperlukan berapa untuk operasi. Makasih ya orang orang baik Nanti akan aku up terus untuk kelanjutannya dan terus cross check keadaan bapak tsb #fyp #fyp #fypdongggggggg #fypviral #viral #information

Load More