SuaraBandung.id - Warga Kota Bandung dikejutkan dengan viralnya video yang merekam seorang kakek membawa seberkas map yang disebut sebagai syarat untuk menjalani operasi.
Lantaran merasa iba, publik lantas menggalang donasi melalui media sosial untuk membantu sang kakek melakukan operasi sebagaimana yang dinarasikan di video awal.
Namun, setelah ditelususi, ternyata banyak kejanggalan hingga akhirnya sang kakek meminta maaf. Lantas, bagaimana nasib uang donasi yang terkupul Rp20 juta hanya dalam dua jam?
Awalnya publik ramai membahas konten viral yang diunggah akun TikTok @alyafuadiyah.
Konten tersebut berisi video seorang kakek bernama Sahri yang berkeliling meminta donasi sambil membawa fotocopy KTP, Surat Pengantar dan SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampu), dan membawa rujukan dari rumah sakit untuk meyakinkan para donatur agar percaya dan berbelaskasihan.
Tak disangka, apa yang dilakukan Kakek Sahri ini menggugah batin netizen. Dari sana netizen ramai-ramai mengumpulkan donasi, yang menembus Rp20 juta dalam waktu 2 jam.
Rupanya upana netizen mengumpulkan donasi ini terdeteksi tim Jabar Quick Response.
Tim Jabar Quick Response lantas melakukan penelusuran untuk ikut membantu Kakek Sahri dalam pengobatan sebagaimana yang dibutuhkan.
Namun, di saat penelurusan dilakukan justru kejanggalan-kejanggalan tentang Kakek Sahri mulai terungkap.
Pertama, soal alamat yang tertera di dalam map Kakek Sahri, ternyata tidak sesuai.
Tim Jabar Quick Response lantas menemukan Kakek Sahri untuk pengobatan di rumah sakit, akan tetapi ditolak.
Setelah itu, Tim Jabar Quick Response mendatangi pihak rumah sakit yang di dalam surat Kakek Sahri sebagai tempat rujukan.
"Kami (Tim Jabar Quick Response) saat ini dalam tahap koordinasi dengan pihak RSUD Kota Bandung terkait penggalian informasi lebih lanjut," ujar Jabar Quick Response via Instagram.
Dari sana fakta mengejutkan terjadi, akun TikTok @alyafuadiyah mengunggah sebuah video yang merekam klarifikasi Kakek Sahri didampingi perwakilan dari tim Real Action Bandung (RAB).
Kakek Sahri dalam video tersebut meminta maaf dan mengaku berbohong tentang operasi yang harus dilakukan untuk mengobatinya.
Berita Terkait
-
Beredar Kabar Panglima TNI Andika Perkasa Sikat Sindikat Ferdy Sambo di Bisnis Narkoba, Cek Fakta di Sini
-
Video Viral Preman Bernyali Besar, Naik ke Kap Mobil, Sopir Terus Melaju hingga Markas TNI, Publik: Masuk Kandang Harimau
-
Bandung Geger, Astaghfirullahaladzim! Sejoli Tanpa Malu "Asyik-Asyik" di Teras Atas Masjid
-
Viral Video Ibu-ibu Izin Ikut Salat di Rumah Warga Bali, Netizen: Toleransi Tingkat Tinggi
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
Pilihan
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
Terkini
-
7 Motor Listrik Fast Charging Rp10 Jutaan untuk Ojol, Isi Baterai Cuma 20 Menit
-
Reaksi Arya Khan Disindir Michelle Ashley Bikin Pinkan Mambo Downgrade Sampai Ngamen di Jalanan
-
Detik-detik Bus DAMRI Kecelakaan di Sanggau, 1 Tewas dan Puluhan Luka, Diduga Rem Blong
-
5 Urutan Skincare Glad2Glow Pagi yang Benar agar Kulit Sehat dan Glowing Maksimal
-
7 Aplikasi Rasionalisasi UTBK-SNBT Gratis, Ukur Peluang Lolos Kampus Impian
-
Kapan Penutupan Pendaftaran SNBT 2026? Cek Cara Daftar dan Dokumen yang Dibutuhkan
-
Gubernur Khofifah Terima Kunjungan Dubes Uzbekistan dan Gubernur-Wakil Gubernur Samarkand
-
Menolak Punah: Film Dokumenter Dandhy Laksono Ungkap Ancaman Mikroplastik dari Pakaian
-
Dokter Piprim Kecam Billboard Promosi Film Aku Harus Mati, Dinilai Berbahaya Bagi Mental Anak
-
Kronologi Tersangka 58 Kg Sabu Kabur dari Ruang Pemeriksaan Polda Jambi, Masih Terborgol