Ayat-ayat Alquran ini bisa menjadi penawar dan penyembuh untuk orang–orang yang beriman.
Jadi, ayat-ayat dalam Alquran sangat memungkinkan menjadi obat bagi seluruh penyakit yang ada di dunia.
Dalam hal ini baik itu obat rohani maupun jasmani yang banyak diderita manusia.
"Dan (ingatlah kisah) Ayyub, ketika ia menyeru Rabbnya: ‘(Ya Rabbku), sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Yang Maha-penyayang di antara semua penyayang.” (QS. 21:83) Maka Kami pun memperkenankan seruannya itu, lalu Kami lenyapkan penyakit yang ada padanya dan Kami kembalikan keluarganya kepadanya, dan Kami lipat-gandakan bilangan mereka, sebagai suatu rahmat dari sisi Kami dan untuk menjadi peringatan bagi semua yang beribadah kepada Allah. (QS. 21:84)” (al-Anbiyaa’: 83-84).
UAH juga mengatakan, tutuplah ayat-ayat tersebut dengan surat Al-fatihah.
Kemudian, UAH melanjutkan, bukti ayat Alquran adalah obat, ketika dalam percakapan antara Nabi Muhammad SAW dengan seorang Badui.
Suatu hari, Rasulullah SAW kedatangan tamu seorang Badui dengan membawa unta.
Ketika tiba di depan Masjid Nabawi, unta tersebut dibiarkan begitu saja dan tidak diikat.
Lantas, Nabi Muhammad memintanya orang Baduy tersebut untuk mengikat untanya terlebih dahulu.
Orang Baduy tersebut kemudian mengaku jika dirinya sudah bertawakal. “Aku sudah bertawakal kepada Allah SWT, wahai Nabi,” kata orang Baduy.
Kemudian Rasulullah SAW mengatakan jika ikat dahulu unta tersebut, maka akan termasuk orang bertawakal.
Nabi Muhammad bersabda, "Ikatlah terlebih dahulu unta itu, baru kemudian engkau bertawakkal kepada Allah SWT.” (H.R at-Tirmidzi).
UAH lantas menjelaskan jika Rasulullah SAW dalam sabdanya tersebut menekankan tawakal tanpa usaha, bisa jadi hal yang sia-sia.
Melalui usaha yang telah dilakukan, UAH kemudian menyebut tiga surat itu pun akan jadi obat penyakit apapun.
Bila kuncinya diarahkan ke ibadah seperti kisah Nabi Ayyub, kata UAH harus tetap berusaha secara dunia dalam mencari obatnya selain melalui Alquran.
Berita Terkait
-
Diajak Nikah Jemaahnya, Ekspresi Ustaz Adi Hidayat Tuai Sorotan: Ustaz Langsung Salting
-
Ustaz Adi Hidayat Berikan Amalan dari Imam Malik, Satu Ayat Ini Bisa Datangkan Limpahan Rezeki yang Tidak Disangka
-
Dua Tanda Ketaatan Istri pada Allah SWT, Ustaz Adi Hidayat Singgung Nama Baik Suami hingga Ikhlas Menerima Ini
-
Sering Melihat Tanda Ini, Ustadz Adi Hidayat: Kematian Sudah Dekat, Segera Taubat
-
Mengaku Cinta Nabi Muhammad tapi Percaya Dukun, Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Rambut Siswi Berhijab Dipotong Paksa, Dedi Mulyadi Cecar Guru SMKN 2 Garut: Masalahnya Apa?
-
Smart Band untuk Apa? Kenali Fungsi dan Perbedaannya dengan Smartwatch
-
Apakah 15 Mei 2026 Cuti Bersama? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
-
Real Madrid Buka Investigasi Resmi Buntut Keributan Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni
-
Investor Aset Kripto Terus Menjamur Tembus 21,37 Juta
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Rekening Warga Diblokir Gegara Masalah Pajak, saat Pejabat Pajak Diduga Korupsi
-
Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN
-
Saat Rupiah Melemah, Apakah Side Hustle Jadi Jawaban Keresahan Finansial?
-
Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak